Stafsus Herzaky Tinjau Inpres Jalan Daerah & Irigasi di Kalteng, Dorong Pengawasan dan Sinergi Balai PU
Kedua Inpres tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat swasembada pangan dan memperkuat konektivitas wilayah
Konstruksi Media – Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, meninjau pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang jaringan irigasi dan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang jalan daerah di Kalimantan Tengah. Kunjungan kerja berlangsung bersama jajaran kepala balai dan satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Palangka Raya, Kamis (5/11/2025).
Kedua Inpres tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat swasembada pangan dan memperkuat konektivitas wilayah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan infrastruktur berorientasi pada peningkatan produktivitas daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Herzaky menekankan pentingnya sinergi seluruh unit pelaksana PU, mulai dari BWS, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Prasarana Permukiman (BPBPK), Balai Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK), hingga Satker Prasarana Strategis.
“Seperti yang selalu disampaikan Presiden Prabowo dan Menko AHY, pelaksanaan Inpres irigasi dan Inpres jalan daerah harus tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Herzaky.\
Menurutnya, penguatan koordinasi dan pengawasan berkelanjutan menjadi kunci agar proyek berjalan sesuai target dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap balai memiliki peran saling melengkapi dalam mendukung percepatan pembangunan yang terintegrasi.
Selain menekankan pentingnya teknis pelaksanaan, Herzaky juga menyoroti fungsi strategis infrastruktur dalam mendukung ketahanan pangan dan membuka akses ekonomi baru. Pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi, lanjutnya, akan mempercepat pencapaian swasembada pangan, sementara peningkatan jalan daerah mendorong akses kawasan produktif dan distribusi logistik.

Dalam kesempatan tersebut turut dibahas penguatan kerja sama lintas balai, terutama antara BWS dan BPJN, untuk memastikan keberlanjutan program serta efektivitas pemanfaatan anggaran dan tenaga teknis.
Herzaky juga mengapresiasi peran Satker Prasarana Strategis yang mendukung implementasi visi, misi, dan Asta Cita Presiden Prabowo, seperti pembangunan Sekolah Rakyat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menegaskan bahwa infrastruktur harus dibangun dengan pendekatan terintegrasi, efisien, dan sesuai kebutuhan daerah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kemenko Infrastruktur untuk memastikan pelaksanaan Inpres berjalan optimal, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga substansi di lapangan agar pembangunan berdampak nyata bagi masyarakat dan pemerataan ekonomi wilayah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BWS Kalimantan II Ahmad Victor Samodra, Kepala BPJN Kalimantan Tengah Robert Himawan Hamiseno, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Tengah Ade Syaiful Rachman, Kepala BP2JK Kalimantan Tengah, serta Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Tengah. (***)




