INFOInfrastrukturNews

Indonesia–Rusia Perkuat Kerja Sama Maritim dan Infrastruktur, AHY: Dorong Pertumbuhan dan Transformasi Hijau

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia sekaligus Penasehat Presiden Rusia, Nikolai Patrushev.

Konstruksi Media – Indonesia dan Rusia resmi memperkuat kerja sama strategis di bidang infrastruktur dan konektivitas maritim melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Kamis (6/11/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia sekaligus Penasehat Presiden Rusia, Nikolai Patrushev.

Menko AHY mengatakan, kesepakatan ini menjadi momentum baru dalam hubungan kedua negara yang telah berlangsung 75 tahun.

“Hari ini kita membuka babak baru dalam hubungan Indonesia dan Rusia. Fondasi persahabatan ini akan membawa kedua negara berlayar menuju kemakmuran dan perdamaian dunia,” ujar AHY.

AHY menegaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Maju 2045, di mana sektor maritim menjadi pilar strategis dalam penguatan ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan.

Menko AHY
Penandatangan kerja sama Indonesia-Rusia

“Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguatan logistik nasional melalui tol laut dan peningkatan kapasitas pelabuhan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti transformasi menuju pelabuhan hijau dan ramah lingkungan sebagai arah pembangunan maritim Indonesia ke depan.

Baca juga: AHY Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Targetkan Rampung Akhir 2025

“Transformasi menuju pelabuhan hijau bukan hanya meningkatkan efisiensi logistik, tetapi juga memperkuat konektivitas Aceh hingga Papua. Ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Nikolai Patrushev menyampaikan bahwa Rusia siap mendukung Indonesia dalam pengembangan teknologi dan industri maritim, mulai dari perkapalan, pelabuhan, hingga peningkatan SDM maritim sipil.

Menko AHY
Pose bersama menandai dimulainya kerja sama Indonesia-Rusia

“Rusia memiliki pengalaman besar dalam industri dan teknologi kelautan. Kami siap berbagi pengalaman dan bekerja bersama Indonesia untuk memperkuat ekonomi maritim yang kompetitif,” kata Patrushev.

Ia menambahkan, Dewan Maritim Federasi Rusia yang dipimpinnya memiliki mandat khusus dari Presiden Vladimir Putin untuk mengoordinasikan strategi maritim nasional, termasuk pengembangan perkapalan, riset kelautan, dan infrastruktur pelabuhan.

Sebelum penandatanganan MoU, delegasi Rusia meninjau fasilitas Pelindo dan galangan kapal PT PAL Indonesia di Surabaya pada 5 November 2025 untuk menjajaki peluang sinergi industri maritim.

Melalui MoU ini, kedua negara sepakat bekerja sama dalam enam bidang utama: transformasi pelayaran berkelanjutan, riset teknis dan ilmiah, pengembangan pelabuhan hijau, modernisasi galangan kapal, peningkatan kapasitas SDM maritim, serta pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

“Semoga kerja sama ini menjadi jembatan yang semakin menguatkan persahabatan abadi antara dua bangsa besar,” tutur AHY.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat tinggi kementerian, lembaga, dan BUMN terkait dari kedua negara. (***)

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp
Banner Kiri
Banner Kanan