Potensi Hemat Rp5 Triliun: GBPN Dorong Standar Baru Gedung Ramah Lingkungan di Indonesia
GBPN terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi bangunan rendah karbon.
Konstruksi Media – Global Buildings Performance Network (GBPN) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi bangunan rendah karbon atau green construction di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai solusi menghadapi krisis iklim sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif.
Managing Director GBPN, Farida Lasida Adji, menyatakan bahwa bangunan berkelanjutan bukan sekadar tren ekologis, melainkan kebutuhan mendesak. Menurutnya, sektor bangunan memiliki kontribusi signifikan terhadap konsumsi energi nasional.
“Green construction harus dipahami sebagai pendekatan menyeluruh yang menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam seluruh siklus hidup bangunan,” ujar Farida dalam keterangannya.
Baca Juga:
Plafon Tinggi Belum Tentu Ideal, Berapa Ukuran Tepat Tiap Ruangan?
Potensi Hemat hingga Rp5 Triliun

GBPN mencatat potensi penghematan energi dari penerapan Bangunan Gedung Hijau (BGH) bisa mencapai 31 hingga 54 persen. Selain itu, studi menunjukkan bahwa kota-kota besar seperti Tangerang Selatan berpotensi menurunkan emisi hingga 4,1 juta ton karbon dan menghemat biaya listrik lebih dari Rp5 triliun hingga tahun 2040.
Meski potensinya besar, tantangan seperti regulasi, biaya, dan keterbatasan tenaga ahli masih menjadi hambatan. Untuk itu, GBPN aktif berkolaborasi dengan tujuh kementerian dan lebih dari 15 pemerintah daerah guna menyusun peta jalan (roadmap) bangunan hemat energi.
Baca Juga:
Konsisten 6 Kali, Jababeka Infrastruktur Kembali Sabet PROPER Hijau 2026
“Kunci percepatan bangunan berkelanjutan adalah memperkuat ekosistem secara menyeluruh, mulai dari perencanaan terintegrasi hingga penyelarasan kebijakan dan pembiayaan,” tambah Farida.
Melalui berbagai program dan kemitraan strategis, GBPN berharap praktik bangunan nol emisi karbon dapat menjadi standar baru di industri konstruksi Indonesia demi menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.
Catatan: Artikel ini telah diterbitkan di majalah Konstruksi Media, Edisi XIX/2026, untuk detail selengkapnya silakan klik tautan berikut:
https://online.anyflip.com/nwzpn/devj/mobile/index.html




