Arsitektur & DesignNewsPropertiTips & Trik

Plafon Tinggi Belum Tentu Ideal, Berapa Ukuran Tepat Tiap Ruangan?

Penentuan tinggi plafon tidak bisa dilakukan sembarangan dan perlu disesuaikan.

Konstruksi Media – Tinggi plafon kerap dianggap sebagai elemen yang bisa meningkatkan estetika dan kesan luas pada hunian. Namun, dalam praktiknya, penentuan tinggi plafon tidak bisa dilakukan sembarangan dan perlu disesuaikan dengan fungsi tiap ruangan. 

Menurut MBD Kontraktor, dalam unggahan intagram terbarunya, secara umum rumah tinggal memiliki tinggi plafon ideal sekitar 3,5 meter. Sementara itu, untuk apartemen yang menggunakan sistem pendingin udara (AC) secara menyeluruh, tinggi plafon cenderung lebih rendah, yakni berkisar 2,4 hingga 2,8 meter.

“Plafon tinggi memang bikin rumah terasa lega dan estetik. Tapi kalau gak disesuaikan dengan fungsi ruangan, bisa jadi kurang nyaman dan boros energi. Setiap ruang punya tinggi idealnya masing-masing,” jelas MBD Kontraktor, dikutip Rabu (8/4).

Baca Juga:

Pembangunan Tahap Kedua Dimulai, Turyapada Tower Siap Jadi Eiffelnya Bali

Plafon Terlalu Tinggi Bisa Kurangi Efisiensi

Plafon yang terlalu tinggi justru dapat menimbulkan sejumlah kendala teknis. Pada ruangan dengan plafon tinggi, kerja AC menjadi lebih berat karena membutuhkan waktu lebih lama untuk mendinginkan udara. Selain itu, kebutuhan pencahayaan juga meningkat dan sirkulasi udara menjadi kurang optimal.

Di kamar tidur, misalnya, plafon yang terlalu tinggi dapat membuat ruangan terasa kosong dan kurang nyaman. Tinggi ideal yang direkomendasikan tetap berada di kisaran 3,5 meter agar keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi energi tetap terjaga.

Baca Juga:

Dosen Universitas Brawijaya Beri Pesan Penting ini untuk Calon Insinyur

Plafon
Ukuran plafon dapur juga perlu disesuaikan. Dok.Unsplash/Clay Banks

Penyesuaian Tinggi Plafon di Tiap Ruangan

Sementara itu, di area dapur, plafon yang terlalu tinggi dapat menyebabkan asap masakan naik terlalu jauh sehingga sulit dikendalikan. Selain itu, penggunaan kabinet atas menjadi kurang optimal. Tinggi plafon sekitar 3,5 meter dinilai masih ideal untuk menjaga fungsi ruang tetap maksimal.

Adapun pada kamar mandi, plafon yang terlalu tinggi berpotensi membuat uap air naik dan mengendap, sehingga kelembapan lebih sulit dikendalikan. Untuk ruang ini, tinggi plafon sekitar 3 meter disarankan, dengan tambahan exhaust fan guna menjaga sirkulasi udara tetap baik.

Dengan demikian, tinggi plafon tidak semata-mata soal estetika, melainkan juga berkaitan dengan efisiensi energi, kenyamanan, serta fungsi ruang secara keseluruhan.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan