InfrastrukturNews

Kementerian PU Gerak Cepat, Pemulihan Infrastruktur Terdampak Banjir di Sumut-Aceh

Kementerian PU mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak longsor dan banjir di Sumatera Utara. Menteri Dody Hanggodo menegaskan seluruh jalur nasional dipulihkan secepat mungkin dengan pengerahan alat berat dan koordinasi lintas instansi.

Konstruksi MediaKementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat upaya pemulihan infrastruktur di sejumlah wilayah Sumatera Utara yang terdampak longsor dan banjir sejak 24–26 November 2025 lalu.

Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan sedang hingga tinggi mengakibatkan beberapa ruas jalan nasional tertutup material longsor, terendam banjir, hingga terputus sementara.

Dalam situasi darurat ini, pemerintah pusat menegaskan bahwa konektivitas antardaerah tidak boleh terganggu terlalu lama mengingat jalur-jalur tersebut merupakan urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan seluruh tim teknis bergerak cepat sejak jam pertama kejadian untuk mengamankan titik-titik kritis yang masih diguyur hujan.

PU
Kementerian PU Gerak Cepat, Pemulihan Infrastruktur Terdampak Banjir di Sumut. Dok. Ist

“Kami memastikan seluruh jalur nasional yang terdampak dipulihkan secepat mungkin demi menjaga konektivitas dan keselamatan masyarakat. Seluruh tim PU di lapangan telah bergerak sejak jam pertama kejadian di sejumlah titik kritis yang hingga kini masih diguyur hujan,” kata Menteri Dody, (28/11/2025).

Ia menegaskan bahwa percepatan penanganan lapangan menjadi fokus utama agar akses vital dapat kembali berfungsi meski kondisi cuaca belum stabil.

Di berbagai lokasi seperti Ruas Kota Sidikalang – Batas Provinsi Aceh serta Batas Kabupaten Tapanuli Utara – Sipirok, sejumlah alat berat seperti chainsaw, backhoe loader, dan excavator telah dikerahkan untuk pembersihan material longsor. Sejumlah jalur sudah bisa dilintasi secara bergantian, sementara beberapa titik lainnya masih dalam proses pembukaan akibat intensitas hujan yang tinggi.

Infrastruktur jembatan juga terdampak, seperti kerusakan pada Abutment Jembatan Aek Puli Lama yang membuat arus lalu lintas harus dialihkan ke jembatan baru demi menjaga keamanan pengendara.

Selain menghadapi longsor, sejumlah kawasan diguyur banjir hingga menyebabkan akses transportasi lumpuh total, seperti di Desa Aek Libung dan ruas Barus – Batas Kota Sibolga.

Tim BBPJN Sumatera Utara menyatakan setidaknya 11 titik longsor telah terkonfirmasi dan pembersihan terus dilakukan. Upaya pemulihan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan lalu lintas tetap terkendali dan keselamatan masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

Baca Juga : PU Teken MoU dengan Ombudsman RI, Fokuskan Enam Poin Bidang Pekerjaan Umum

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp
Banner Kiri
Banner Kanan