Sekjen PUPR Beri Pesan ini Saat Wisuda Perdana Politeknik PU Semarang
Politeknik Pekerjaan Umum sejarah baru lahirnya SDM Jasa Konstruksi yang kompeten dan berintegritas.
Konstruksi Media – Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Muhammad Zainal Fatah berpesan kepada seluruh wisudawan Politeknik Pekerjaan Umum (PU) Semarang untuk tidak pernah menyerah.
“Anda semua adalah petarung, jika seorang petarung adalah tidak pernah menyerah dan harus menang. Artinya pada saat anda semua bekerja, anda harus bisa menunjukkan sebagai alumni Politeknik PU yang merupakan SDM yang pantang menyerah,” ungkap Zainal Fatah saat memberikan sambutan mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sabtu, (3/9/2022).
Dia menambahkan, Sumber Daya Manusia (SDM) jasa konstruksi jangan berpuas diri karena telah menyelesaikan perkuliahan ini, sebab ini di dunia jasa konstruksi masih banyak pengetahuan yang harus didapatkan.
“Saya yakin apa yang kalian peroleh dari Politeknik PU akan menjadi bekal yang cukup dalam bersaing di dunia kerja, karena memang kurikulum Politeknik PU telah sesuai dengan komposisi konsep pendidikan dan pelatihan,” katanya.
Zainal Fatah menuturkan, setidaknya ada tiga (3) hal konsep pendidikan dan pelatihan yang harus dimiliki oleh SDM Jasa Konstruksi.
Pertama, cerdas dalam berfikir dan mengambil keputusan dengan penguasaan ilmu (knowledge) sebagai insan vokasi. Kedua, harus terampil melakukan kegiatan yang dibutuhkan di lapangan.
Selanjutnya yang ketiga yakni harus memiliki attitude yang terpuji, integritas, adaptif dan inovatif.

Sebagaimana diketahui, dalam sidang terbuka Wisuda Pertama Mahasiswa Politeknik PU Semarang tahun angkatan 2019/2020, dilaksanakan di Aula Kampus Politeknik PU. Di mana terdapat 132 wisudawan/i yang dilakukan wisuda dari tiga program studi yang ada di Politeknik PU.
Baca Juga : Politeknik Pekerjaan Umum sejarah baru lahirnya SDM Jasa Konstruksi yang kompeten dan berintegritas.
“Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan Politeknik PU yang tengah berbahagia. Sesungguhnya Politeknik PU sebagai politeknik negeri di bawah Kementerian PUPR,” ujarnya.
“Kita patut syukur pada hari telah berhasil menorehkan sejarah baru lahirnya SDM Jasa Konstruksi yang kompeten dan berintegritas,” sambung Zainal Fatah.

Menurutnya seluruh mahasiswa lulusan Politeknik PU merupakan SDM jasa konstruksi yang siap dan turut serta membangun infrastruktur sebagai salah satu program prioritas pembangunan nasional.
“Saya berharap, Politeknik PU akan menjadi light house (mercusuar) bagi pendidikan tinggi Vokasi di Indonesia,” imbuhnya.
Terlebih lagi, Politeknik PU memiliki tenaga pengajar instruktur yang kompeten dibidangnya dan dilengkapi dengan peralatan modern untuk praktikum dan workshop sebagaimana yang digunakan di sektor konstruksi.
Baca Artikel Selanjutnya :