Pemerintah Kebut 11 Lokasi Sekolah Rakyat Tahap II di Jateng
Konstruksi Media – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Di provinsi ini, pembangunan dilakukan di 11 lokasi yang terbagi dalam dua wilayah kerja, yakni Jawa Tengah 1 dan Jawa Tengah 2.
Wilayah Jawa Tengah 1 meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara Jawa Tengah 2 mencakup Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, serta Kota Semarang. Seluruh proyek tersebut menjadi bagian dari percepatan nasional pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang saat ini tersebar di 32 provinsi.
Menteri PU Dody Hanggodo pekan lalu meninjau langsung kesiapan akses konstruksi di Kabupaten Brebes. Lokasi sekolah yang berada di dekat Sungai Pemali dan berbatasan dengan Jalan Raya Brebes membuat pembangunan memerlukan solusi khusus, salah satunya melalui rencana penyediaan jembatan darurat (Bailey) sebagai jalur distribusi material.

Di Brebes, pekerjaan awal telah dimulai melalui striping lahan serta penyeberangan alat berat menggunakan ponton. Namun, kelanjutan konstruksi masih menunggu keputusan terkait penyediaan akses jembatan darurat. Kementerian PU tengah mematangkan berbagai alternatif percepatan agar proyek tetap berjalan sesuai target waktu.
“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Dody. Ia menegaskan, infrastruktur pendidikan yang memadai merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Berdasarkan laporan progres minggu ke-11 (2–8 Februari 2026), progres fisik Sekolah Rakyat Jawa Tengah 1 mencapai 2,717%, sementara Jawa Tengah 2 sebesar 6,337%. Progres tertinggi tercatat di Kabupaten Temanggung yang telah mencapai 30,05%. Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di 104 lokasi dengan target menampung 112.320 siswa.
Baca Juga :
Proyek Sekolah Rakyat Aceh Rp1,53 Triliun, Menteri Dody: Harus Cepat, Tepat dan Berkualitas




