Konstruksi Media – Perusahaan asal Jepang, Nippon Steel Corporation, turut berpartisipasi dalam IPA Seminar on Press-in Technology di Hotel Bidakara, Jakarta, dengan menghadirkan booth yang menampilkan produk-produk konstruksi sipil berbasis baja.
Dalam ajang tersebut, Nippon Steel mempromosikan steel sheet pile, material yang digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi seperti pekerjaan galian, dinding sementara maupun permanen, hingga struktur pelabuhan.
“Kami berpartisipasi dalam seminar ini untuk memperkenalkan produk sipil kami, khususnya steel sheet pile yang digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi,” ujar Assistant Manager sekaligus Civil Engineer PT Nippon Steel Indonesia Eka Pradana. Susanto kepada Konstruksi Media.
Baca Juga:
Hadir di IPA Seminar, Giken Pamer Teknologi Minim Getaran untuk Area Sempit
Perkenalkan Inovasi Soldier Pile
Selain menampilkan produk utama, Nippon Steel juga memperkenalkan inovasi terbaru berupa kombinasi sheet pile dengan H-beam yang dikenal sebagai soldier pile.
Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan kekakuan struktur dinding dengan bobot yang lebih ringan dibandingkan metode konvensional.
“Dengan tingkat kekakuan yang sama, penggunaan baja bisa lebih hemat dibandingkan konstruksi dinding konvensional,” ujarnya.

Bidik Penggunaan Lebih Luas di Indonesia
Nippon Steel menyebut teknologi tersebut telah digunakan di berbagai proyek di luar negeri, dan mulai diperkenalkan di Indonesia meski masih terbatas.
Melalui partisipasi di seminar ini, perusahaan berharap teknologi tersebut dapat lebih dikenal oleh para pelaku industri konstruksi nasional, termasuk konsultan, engineer, serta komunitas teknik sipil.
“Kami berharap teknologi ini bisa lebih dikenal oleh para ahli geoteknik dan struktur di Indonesia,” katanya.
Baca Juga:
Ancol Genjot Revitalisasi Kawasan, Optimalkan Lahan 553 Hektare
Selain itu, Nippon Steel juga mengungkapkan tengah terlibat dalam sejumlah proyek konstruksi sipil di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan struktur geoteknik.
“Beberapa proyek sudah mulai mempertimbangkan penggunaan produk kami,” ujarnya.
Partisipasi dalam IPA Seminar ini diharapkan dapat memperluas adopsi teknologi baja konstruksi yang lebih efisien dan aman di Indonesia.




