AsosiasiGedungNewsProfil

Ketum BEA Apresiasi Gathering BEA Jabar 2026: Perkuat Jejaring Engineer

Target utama BEA pada 2026 adalah mendorong standarisasi dan sertifikasi kompetensi engineer gedung.

Konstruksi Media — Gathering Building Engineering Association (BEA) Jawa Barat 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring engineer gedung sekaligus mendorong standarisasi pengelolaan bangunan di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan para praktisi lintas disiplin, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan gedung yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Ketua Umum BEA, Amin Puji Riyanto, mengapresiasi semangat dan dukungan BEA pusat serta BEA wilayah yang terus tumbuh, khususnya Jawa Barat yang dinilainya sebagai pionir.

“Kami melihat Jawa Barat ini menjadi contoh yang sangat baik. Harapannya langkah-langkah yang dilakukan BEA Jawa Barat bisa diikuti oleh wilayah lain di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Amin menyebutkan, hingga kini BEA telah hadir di enam provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Lampung, Jawa Tengah, dan terbaru Riau. Ke depan, BEA pusat menargetkan perluasan wilayah ke Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku seiring meningkatnya kebutuhan pengelolaan gedung yang profesional dan terstandar di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, BEA juga memperkenalkan inovasi digital melalui peluncuran aplikasi BEA-Main sebagai solusi software pengelolaan dan pemeliharaan gedung.

“Ini adalah salah satu produk BEA untuk membantu engineer dalam mengelola gedung secara lebih sistematis dan terukur,” jelas Amin saat berbincang dengan Konstruksi Media, Sabtu, (17/01/2026).

Ia menambahkan bahwa target utama BEA pada 2026 adalah mendorong standarisasi dan sertifikasi kompetensi engineer gedung di seluruh Indonesia.

“Kami ingin semua engineer memiliki standar yang sama, mulai dari preventive maintenance, corrective maintenance, hingga tata kelola bangunan di apartemen, perkantoran, maupun rumah sakit,” kata dia.

Melalui Gathering BEA Jabar 2026, Amin berharap kolaborasi antarwilayah semakin kuat dan kapasitas engineer nasional terus meningkat.

“Harapannya teman-teman di site atau di gedung masing-masing benar-benar paham pengelolaan gedung secara profesional dan berkelanjutan,” tutupnya.

Baca Juga :

BEA Jabar Tegaskan Peran Engineer dalam Pengelolaan Gedung Berkelanjutan

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan