ESGKonstruksi BerkelanjutanNewsProfilSustainability

Gathering BEA Jabar 2026, Pemprov Jabar Dorong Bangunan Berkelanjutan

Konstruksi Media — Gathering Building Engineering Association (BEA) Jawa Barat (Jabar) 2026 mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Jawa Barat, Ahmad Haidar, S.T., M.T, hadir mewakili Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Dalam sambutannya, Ahmad Haidar menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam dari Gubernur Jawa Barat kepada seluruh peserta Gathering BEA Jabar 2026. Ia menegaskan bahwa Pemprov Jabar memandang peran para building engineer sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan gedung dan kawasan yang aman, efisien, serta berkelanjutan di tengah pesatnya pertumbuhan wilayah perkotaan di Jawa Barat.

“Bapak Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, sangat ingin hadir di tengah Bapak dan Ibu sekalian, namun karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan, beliau menugaskan saya untuk mewakili sekaligus menyampaikan salam hangat kepada seluruh peserta Gathering BEA Jawa Barat 2026,” kata Ahmad Haidar, dalam sambutannya, Sabtu, (17/01/2026).

Dinas Perkim Provinsi Jabar
Ahmad Haidar Kepala Bidang Perumahan, Dinas Perkim Provinsi Jawa Barat dalam Gathering BEA Jabar 2026. Dok. Konstruksi Media

Dirinya menuturkan, perkembangan pembangunan gedung bertingkat, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga kawasan terpadu di Jawa Barat tidak cukup hanya dinilai dari aspek estetika, tetapi juga harus dilihat dari bagaimana bangunan tersebut mampu beroperasi secara aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan. Di sinilah, menurutnya, peran strategis para building engineer menjadi sangat krusial.

“Keberhasilan sebuah bangunan tidak hanya dilihat dari keindahan arsitekturnya, tetapi dari sejauh mana bangunan tersebut dapat beroperasi secara aman, efisien, dan berkelanjutan. Di sinilah peran penting Building Engineers Association sebagai mitra strategis pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Haidar menyebut BEA memiliki kontribusi besar dalam mendorong peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur serta pengelolaan gedung yang berorientasi pada keselamatan, efisiensi energi, dan keberlanjutan lingkungan. Ia pun membuka peluang kolaborasi lebih luas antara BEA dengan pemerintah daerah dalam program sosialisasi dan peningkatan kapasitas pengelola bangunan di Jawa Barat.

“Kami rutin melakukan sosialisasi pengelolaan bangunan kepada pemerintah daerah, dan ke depan kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan BEA agar materi yang disampaikan semakin aplikatif dan berdampak langsung bagi pengelola gedung di lapangan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Haidar juga menyinggung sejumlah program strategis Pemprov Jabar, termasuk pembangunan dan renovasi rumah panggung di beberapa wilayah rawan bencana. Menurutnya, kolaborasi dengan para profesional building engineer sangat dibutuhkan agar pembangunan hunian tersebut tidak hanya cepat dan tepat sasaran, tetapi juga memenuhi prinsip keselamatan dan keberlanjutan.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong pembangunan yang berintegritas dan berkelanjutan. Kami berharap para building engineer dapat menjadi garda terdepan dalam penerapan konsep bangunan hijau, efisiensi energi, serta manajemen lingkungan demi mendukung visi Jawa Barat yang maju dan berkelanjutan,” tutur Ahmad Haidar menandaskan.

Baca Juga :

BEA Jabar Siap Menggelar Gathering 2026, Bakal Dibuka Gubernur KDM

 

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan