Brantas Abipraya Terima Penghargaan K3 WISCA 2022
Kontruksi Media – PT Brantas Abipraya (Persero) berhasil meraih penghargaan dengan kategori Gold dalam Penghargaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang diselenggarakan oleh Word Safety Organization(WSO) Indonesia, WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) tahun 2022 yang berlangsung secara online atau virtual, (22/2/2022).
Brantas Abipraya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang berfokus bergerak dibidang konstruksi terutama bendungan dan konstruksi air lainnya. Perusahaan ini didirikan pada 12 November 1980 dan 100% dimiliki oleh pemerintah Indonesia.
Chairman WSO Indonesia, Soehatman Ramli mengatakan bahwaPemerintah telah mencanangkan program Indonesia Berbudaya K3 sebagai pondasi utama untuk mencapai Kinerja K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Berkelas Dunia.
Dia menambahkan, WISCA 2022 merupakan program yang diinsiasikan oleh WSO Indonesia untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang disiplin menerapkan K3.
Baca Juga : Adhi Persada Beton Sabet Penghargaan Gold WSO Indonesia
“Terciptanya Indonesia Berbudaya K3 Berkelas Dunia, diharapkan agar kegiatan ini dapat diselenggarakan kembali di tahun 2023 mendatang. Dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan juga dari sektor industri yang lebih luas lagi, tak hanya didominasi oleh perusahaan-perusahaan Migas, pertambangan, perusahaan konstruksi dan manufaktur saja, melainkan menyebar ke perusahaan-perusahaan dari sektor industri lainnya,” ungkap Soehatman.
Sebagaimana diketahui, Brantas Abipraya diawal September 2021 berhasil membangun Bendungan Kuningan, Jawa Barat. Pembangunan bendungan tersebut juga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pemutaran roda pintu air dan penandatanganan prasasti.
Bersama Wijaya Karya (Persero) Tbk, Brantas Abipraya berhasil membangun Bendungan Kuningan yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Keberhasilan Bendungan Kuningan tersebut menambah koleksi bangunan bendungan yang dilakukan oleh Brantas Abipraya, seperti Bendungan Tukul dan Bendungan Tapin.
Ini membuktikan bahwa Brantas Abipraya memiliki tenaga engineer muda yang berprestasi dan kerap terus meningkatkan kemampuannya.
Baca artikel selanjutnya: