Percepatan Pembangunan Jawa Tengah, Basuki Hadimuljono Resmikan Indo Karya Beton
Target tenaga kerja sebanyak 250 orang terdiri dari lulusan pendidikan sekolah menengah, diploma, maupun sarjana.
Konstruksi Media (19/9/2023) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri Grand Opening PT Indo Karya Beton, perusahaan yang berkembang di bidang pembuatan tiang pancang beton, di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (18/9/2023).
Menteri Basuki mengatakan, tiang pancang atau spun pile sangat dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung di Jawa Tengah, di antaranya pembangunan Tol Solo-Yogyakarta, Tol Yogyakarta-Bawen, dan Tol Semarang-Demak.
“Mudah-mudahan produk tiang pancang dari PT Indo Karya Beton dapat membantu mempercepat pembangunan infrastruktur khususnya di Jawa Tengah,” kata Basuki.
Menteri Basuki menyambut baik rencana PT Indo Karya Beton untuk bekerja sama dengan Politeknik Pekerjaan Umum (PU). Sebelum lulus, kata dia, para mahasiswa Politeknik PU sudah magang selama 6 bulan dengan peralatan sama dengan yang dipakai di Kementerian PUPR.
Baca juga: Sarana Multigriya Finansial Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan Indonesia
“Jadi mereka pasti sudah siap kerja sesuai kebutuhan industri konstruksi saat ini,” ujarnya.
Direktur Utama PT Indo Karya Beton Didik Sugiantoro menjelaskan perusahaan ini mulai berdiri sejak Agustus 2022 dengan rencana kapasitas produksi sebesar 1,5 juta meter lari.
“Target tenaga kerja sebanyak 250 orang terdiri dari lulusan pendidikan sekolah menengah, diploma, maupun sarjana. Saat ini kami sudah bekerja sama dengan Undip, Polines Semarang, ITS Surabaya, dan sejumlah SMK di Jawa Tengah. Selanjutnya kami juga ingin bekerja sama dengan Politeknik PU yang berada di bawah Kementerian PUPR,” ujarnya.

Didik juga mengungkapkan sebagian besar sumber material PT Indo Karya Beton berasal dari dalam negeri dengan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) saat ini 68-70%.
Baca juga: Tok! Banggar DPR RI Alokasikan Anggaran untuk Badan Otorita IKN Sebesar Rp434 Miliar
“Kami targetkan dalam waktu dekat dapat mencapai TKDN 100%. Kami juga berharap dapat berpartisipasi dalam proyek infrastruktur nasional serta mendapatkan pembinaan jasa konstruksi,” tutur Didik.
Turut hadir Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Bupati Demak Eisti’anah, Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Ketua KADIN Demak Suryo Hadi Wibowo.
Hadir mendampingi Menteri Basuki, Sekretaris Jenderal PUPR Mohammad Zainal Fatah, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Rachman Arief Dienaputra, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Khalawi AH.
Baca artikel selanjutnya:
- Menteri Ara Kaji Ulang Syarat Rumah Subsidi bagi Warga Berpenghasilan di Atas Rp7 Juta
- Meneropong Dinamika Resiprositas Ekonomi GlobalLesson Learned Tarif Resiprokal dan Dampaknya terhadap Mitra Dagang Dunia
- Per 3 April 2025, Hutama Karya Catatkan 122,24% Kenaikan Volume Kendaraan Lintasi JTTS
- Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jatim