Rencana Perpanjangan Runway Bandara Adi Soemarmo Dapat Lampu Hijau DPR
Konstruksi Media – Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Eva Yuliana menyatakan bahwa pihaknya mendukung rencana perpanjangan jalur pesawat atau runway di Bandara Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah.
Hal itu dalam rangka untuk pelayanan optimal terhadap Anggota DPR dan pejabat lainnya yang aktif melakukan perjalanan, baik dari dan menuju Soloraya.
“Ada beberapa hal disampaikan (otoritas Bandara), terkait sarana dan prasarana yang perlu ditambahkan. Karena sesuai dengan kebutuhan, misalnya runway perlu diperpanjang,” ujar Eva dikutip pada Selasa (28/9/2021).
- Data Center Andal Adalah Kunci Pengembangan AI yang Aman dan Efisien, Begini Kata Para Pakar
- Kinerja Semen Indonesia di 2024: Raup Laba Bersih Rp719,76 Miliar
- Dukung Kelancaran Mudik, KAI: Stasiun Yogyakarta Simpul Integrasi Transportasi
“Kami berusaha untuk membantu ketika ada persoalan yang seharusnya menunjang sarana prasarana ini bisa dilaksanakan di tahun mendatang,” lanjutnya.
Eva menuturkan, beberapa persoalan yang muncul di saat pembangunan perpanjangan runway ini di antaranya adalah risiko lahan yang harus dibebaskan. Pembebasan lahan tersebut, kata Eva, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau bisa juga menjadi pemerintah pusat lantaran digunakan untuk kepentingan umum.
“Nah itu tadi ada diskusi ke sana, untuk bisa kita rembug bersama apa yang bisa kita lakukan,” katanya.
Dilansir laman dpr.go.id, Ketua BURT DPR Agung Budi Santoso dalam kesempatan yang sama menambahkan, saat masih dalam suasana pandemi seperti ini, lalu lintas penerbangan memang belum kembali normal seperti biasa.
Namun, jika suasana sudah kembali normal, ekonomi kembali berjalan, otomatis maka penerbangan juga akan semakin bertambah. Karena itu, tegasnya, kapasitas bandara ini perlu diperluas.
“Bandara ini cukup melayani penumpang 4 juta orang per tahun. Saat ini masih sekitar 1 jutaan. Tapi saya kira itu (perpanjangan runway) bisa paralel kalau penumpangnya banyak pasti penerbangan banyak,” kata Budi.***