AsosiasiInfrastrukturKonstruksi BerkelanjutanNewsSustainability

Pesan Ketum INKINDO di Musprov INKINDO Jabar 2026: Perkuat Soliditas!

Agar seluruh proses Musprov INKINDO Jabar 2026 ini dijalankan secara dewasa dan bermartabat.

Konstruksi Media — Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO, Erie Heryadi menyatakan bahwa Musyawarah Provinsi (Musprov) INKINDO Jawa Barat XII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi dan pemilihan kepemimpinan baru, tetapi juga momentum refleksi atas berbagai tantangan struktural yang dihadapi industri jasa konsultansi nasional.

Dalam sambutannya di hadapan para peserta Musprov INKINDO Jabar 2026, Erie mengingatkan bahwa dinamika Musprov kerap diwarnai semangat dukungan dan persaingan antar kandidat. Menurutnya, persaingan adalah hal yang wajar dan bahkan positif, selama tidak melupakan agenda utama Musprov, yakni merumuskan arah kebijakan organisasi melalui Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) dan Arah Besar Program Organisasi (ABPO) ke depan.

“Persaingan itu bagus, tapi jangan lupa masih banyak pekerjaan rumah organisasi yang harus kita selesaikan bersama,” umgkap Erie, di El Hotel Bandung, Jabar, Selasa, (13/01/2026).

Ketua Umum INKINDO
Ketua Umum INKINDO Erie Heryadi. Dok. Ist

Ia menegaskan bahwa tantangan INKINDO ke depan tidaklah ringan. Erie menyebut “musuh” utama organisasi justru berada di luar, bukan di internal. Oleh karena itu, soliditas dan persatuan menjadi kunci agar INKINDO mampu menghadapi tekanan eksternal yang semakin kompleks.

“Kalau kita tidak solid, kita akan kesulitan menghadapi tantangan di luar sana,” bebernya.

Kompleksitas Regulasi

Erie menyebut, salah satu persoalan krusial yakni kompleksitas regulasi yang terus bermunculan. Ia menilai regulasi pemerintah kerap hadir tanpa sosialisasi yang memadai, sehingga menyulitkan perusahaan jasa konsultansi untuk beradaptasi.

Musprov INKINDO Jabar
Ketua Umum INKINDO Erie Heryadi hadir dalam Musprov INKINDO Jabar 2026. Dok. Konstruksi Media

“Regulasi itu sangat kompleks dan terus berubah. Perusahaan dipaksa cepat menyesuaikan diri, sementara kondisi di lapangan sering kali tidak ideal,” ujarnya.

“Terlebih di akhir tahun 2025 lalu, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum melalui salah satu Direktorat Jenderal-nya (Ditjen Bina Konstruksi) menerbitkan aturan baru dan itu menjadi kado akhir tahun bagi INKINDO,” sambungnya.

Selain regulasi, Erie juga menyoroti persaingan yang dinilai belum seimbang, baik dengan perusahaan asing maupun dengan BUMN. Ia menyebut masih banyak perusahaan besar, termasuk konsultan BUMN, yang masuk ke segmen pekerjaan bernilai di bawah Rp2,5 miliar, yang seharusnya menjadi ruang usaha perusahaan anggota INKINDO.

“Persoalan ini sudah bertahun-tahun kami sampaikan, tapi masih terus terjadi,” kata dia.

Selanjutnya, Erie juga menyebut permasalahan hukum yang turut menjadi perhatian serius. Ia mengungkapkan masih banyak anggota INKINDO yang menghadapi sengketa kontrak, persoalan audit, hingga perbedaan tafsir regulasi di daerah.

Untuk itu, ia menyinggung peran PPK yang kerap menjadi sumber ketidakpastian akibat perbedaan pendekatan dan target penugasan di lapangan.

Di bidang pengadaan, Erie menilai persoalan lama seperti regulasi dan mekanisme tender masih belum sepenuhnya terselesaikan. Kondisi tersebut membuat perusahaan nasional kesulitan bersaing dengan entitas bermodal besar dan berkontrak tinggi.

“Kita masih berhadapan dengan sistem yang belum sepenuhnya berpihak pada keadilan dan keberlanjutan industri,” terangnya.

Erie juga menyinggung tantangan sertifikasi dan kompetensi. Meski Sertifikat Badan Usaha (SBU) tetap dijalankan, ia menilai sistem yang ada belum sepenuhnya mencerminkan kompetensi riil perusahaan. Di sisi lain, munculnya asosiasi-asosiasi baru dengan modal kuat menambah ketat persaingan di sektor jasa konsultansi.

Menutup sambutannya, Erie berpesan agar seluruh proses Musprov INKINDO Jabar 2026 ini dijalankan secara dewasa dan bermartabat. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana tetap aman dan kondusif, siapa pun yang terpilih sebagai pemenang.

“Saya titip, siapa pun yang menang, tolong jaga agar INKINDO tetap adem, solid, dan bersatu,” tandas Erie Heryadi.

Baca Juga :

Musprov INKINDO Jabar 2026: Momentum Menuju Organisasi Lebih Adaptif

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan