Nilai Investasi Rebana Capai Rp25 Triliun, Metland Kertajati Siapkan Hunian Mewah hingga Hotel Bintang 4
Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana) kini resmi menjadi primadona baru ekonomi Jawa Barat.
Konstruksi Media – Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana) kini resmi menjadi primadona baru ekonomi Jawa Barat. Hingga akhir tahun 2025, kawasan ini sukses menarik investasi lebih dari Rp25 triliun dengan hadirnya 36 pabrik atau penyewa industri baru.
Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmi Yahya, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah ini mencapai 5,53%, lebih tinggi dari angka nasional. Bahkan, Kabupaten Majalengka mencatatkan rekor pertumbuhan luar biasa sebesar 8,07%.
Baca Juga:
Krakatau Steel Gelar RUPSLB, Siap Ngebut di 2026
“Majalengka menjadi salah satu daerah dengan pembangunan paling pesat. Selain ekonominya tumbuh tinggi, wilayah ini juga menyerap hampir 19 ribu tenaga kerja baru,” kata Helmi Yahya dalam acara pertemuan media di Kertajati pada pekan ini.
Metland Kertajati Jadi Solusi Hunian Pekerja

Pesatnya industri di Rebana tentu membuat kebutuhan akan tempat tinggal dan hotel meningkat tajam. Menanggapi hal itu, PT Metropolitan Land Tbk (Metland) terus mempercepat pembangunan kawasan Metland Kertajati sebagai pusat hunian dan bisnis modern.
Presiden Direktur Metland, Anhar Sudradjat, menjelaskan bahwa kawasan industri yang berkembang pasti membutuhkan rumah dan hotel untuk para pekerja maupun tamu perusahaan. “Metland Kertajati hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Metland Kertajati dikembangkan dengan konsep kota baru (New City). Di sini akan dibangun perumahan, area belanja, sekolah, rumah sakit, hingga ruang terbuka hijau dalam satu kawasan yang terintegrasi.
Produk Properti Laris Manis Direktur Metland, Nitik Hening, memaparkan bahwa peminat properti di Kertajati sangat tinggi. Tahap pertama pembangunan lahan seluas 4 hektar bernama Sava Terra sudah habis terjual, termasuk produk rumah kos (rukos).
Saat ini, Metland tengah memasarkan Ruko Dharmawangsa dan bersiap meluncurkan Cluster Tanasultan, yaitu hunian premium dengan harga mulai Rp2,7 miliar. “Target kami adalah warga lokal yang ingin punya rumah lebih berkelas dan berkualitas tanpa harus pindah jauh dari daerah asalnya,” jelas Nitik.
Baca Juga:
Dua Rangkaian Perdana KRL Seri CLI-225 Resmi Layani Penumpang di Lin Bogor
Branding Baru Hotel Metland Smara

Tak hanya hunian, Metland juga memperkuat bisnis hotelnya. Hotel bintang empat di Kertajati yang sudah beroperasi sejak 2021 kini resmi berganti nama menjadi Metland Smara Hotel Kertajati.
Direktur Metland, Wahyu Sulistio, menjelaskan bahwa nama “Smara” diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti cinta. Harapannya, tamu bisa merasakan kenyamanan dan layanan yang hangat.
“Kami menargetkan pasar kegiatan rapat (MICE) dan penginapan untuk orang-orang kantor di kawasan industri Rebana yang terus bertambah,” kata Wahyu. Kedepannya, nama Metland Smara juga akan digunakan untuk hotel Metland lainnya, termasuk yang sedang dibangun di Bekasi.




