Investasi US$ 90 Juta, Perusahaan Korsel Bangun Pabrik di Karawang New Industry City
KNIC juga menyiapkan infrastruktur dalam kawasan industrinya, seperti pasokan listrik dan gas bumi.
Konstruksi Media – Indonesia tepat Karawang New Industry City (KNIC) menyambut kehadiran pabrik asal Korea Selatan untuk membangun pabrik pemasok kebutuhan kendaraan listrik dengan investasi mencapai US$ 90 juta. Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menurunkan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penggunaan energi bersih.
Dalam keterangan resminya KNIC mengatakan lewat pembangunan pabrik itu, Indonesia disinyalir bakal menerima investasi sebesar Rp 1,34 triliun atau US$ 90 juta.
Perusahaan asal Korsel tersebut akan membangun pabrik di lahan seluas 20 hektar.
“Dengan demikian investasi ini mendukung KNIC menjadi kawasan industri yang terintegrasi dengan seluruh pemasoknya di wilayah yang sama,” ujarnya, Minggu, (12/02/2023).
Pabrik tersebut akan tergabung dengan PT HLI Green Power sebagai pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Asia Tenggara.

Di mana, perseroan akan mendukung produksi baterai kendaraan listrik di Indonesia dengan memproduksi perekat kimia dan elektrolit sebagai bahan utama baterai.
“KNIC berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam penyediaan lahan dan fasilitas mumpuni yang akan difungsikan untuk memproduksi baterai kendaraan listrik,” tulis menajemen KNIC.
Untuk diketahui, saat ini progres pembangunan fase pertama PT HLI Green Power sudah mencapai 90%. Ditargetkan pihaknya akan memulai uji coba operasional di kuartal ke-2 tahun 2023 dan operasional fungsional tahap pertama di akhir tahun.
Upaya mendukung kegiatan tersebut, KNIC juga menyiapkan infrastruktur dalam kawasan industrinya, seperti pasokan listrik dari PT PLN Premium Service dan gas bumi dari PGN yang mana seluruh infastrukturnya akan menggunakan pipa bawah tanah serta serat optik dari Telkom & Icon Plus (Icon+).
Baca Artikel Selanjutnya :