Konstruksi Media — Musyawarah Provinsi (Musprov) INKINDO Jawa Barat Tahun 2026 menjadi ajang strategis yang tidak hanya menentukan arah kepemimpinan organisasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara asosiasi konsultan dengan mitra industri.
Salah satu mitra yang konsisten mendukung kegiatan INKINDO adalah Dekson, yang kembali hadir dan berpartisipasi aktif dalam perhelatan Musprov INKINDO Jabar 2026.
CR & Specification Supervisor DEKSON, Nurfany H. Rizky, mengatakan bahwa keterlibatan Dekson dalam berbagai kegiatan INKINDO sudah menjadi bagian dari kerja sama jangka panjang yang terbangun secara profesional.
“Sebenernya kalau acara-acara INKINDO itu sudah enggak perlu diragukan lagi. Kita sudah sering kerja sama, dan setiap ikut acara INKINDO, feedback dari anggota maupun pengurus selalu kita dapatkan,” katanya saat ditemui di sela-sela acara, Rabu, (14/01/2026).
Menurut Nurfany, hubungan Dekson dengan INKINDO Jabar selama ini terjalin sangat baik, baik secara personal maupun profesional. Ia menilai INKINDO Jawa Barat memiliki tata kelola organisasi dan penyelenggaraan acara yang rapi, meski melibatkan banyak pihak.
“INKINDO Jabar itu sangat profesional, terutama dalam pengadaan acara-acara besar seperti Musprov ini. Dari alur sampai pelaksanaannya, menurut kami top banget,” papar dia.
Terkait kepemimpinan baru INKINDO Jabar, Dekson menyampaikan harapan agar ketua terpilih mampu membawa organisasi semakin solid dan berkembang.
“Siapapun nanti yang terpilih, harapannya INKINDO makin sukses, anggotanya makin solid, dan jumlah anggotanya terus bertambah. Kalau INKINDO maju, proyek makin banyak, tentu dampaknya juga baik ke vendor-vendor seperti kami. Kita maju sama-sama untuk membawa Jawa Barat makin ke depan,” imbuhnya.
Nurfany juga menyinggung kondisi industri konstruksi dan penjualan Dekson sepanjang 2025 di wilayah Jawa Barat. Ia mengakui bahwa pada awal tahun kondisi ekonomi sempat melambat, namun mulai pulih pada kuartal ketiga dan keempat.
“Di kuartal 3 dan 4, ekonomi dan dunia konstruksi mulai rame lagi. Di Bandung banyak proyek, bahkan di luar Bandung seperti Garut dan Pangandaran juga terlihat berkembang. Itu berdampak positif ke kami,” kata dia.
Menghadapi persaingan yang semakin ketat, termasuk dari produk impor dan merek ternama lainnya, Dekson memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang sehat bagi industri.
“Persaingan itu wajar dan justru bagus. Dengan adanya persaingan, kita terus berinovasi, memperbaiki kualitas, dan menambah produk baru. Dunia konstruksi terus berkembang dengan teknologi baru, dan itu membuat usaha jadi lebih sehat,” beber Nurfany.
Baca Juga :
Ajang Tukar Pikiran Forum Anggota Inkindo DKI Jakarta Sukses Terselenggara




