
Konstruksi Media — Semen instan merk UBond, yang sempat merajai pasar konstruksi dengan kepraktisannya, mengalami masa-masa redup di tengah persaingan ketat industri bahan bangunan.
Dengan inovasi terbaru dan strategi pemasaran yang tepat berhasil membawa UBond kembali meraih kejayaannya. Kini, UBond kembali dipercaya oleh para profesional dan pelaku konstruksi sebagai pilihan utama untuk efisiensi dan kualitas dalam setiap proyek pembangunan
General Manager U Bond (PT Catur Luhur Mandiri), Wisnu Yusuf Al Anshori mengatakan tahun 2024 ini UBond semen instan mulai kembali meraih kejayaan yang sempat redup, salah satu upayanya yakni dengan mengikuti kegiatan Forum Anggota INKINDO Jateng 2024.

“Saya berharap melalui kegiatan Fora INKINDO Jateng ini UBond dapat kembali menjadi produk teratas pilihan material konstruksi,” ungkapnya kepada Konstruksi Media di Kab. Semarang, Jateng, (27/09).
UBond sendiri dikatakan olehnya sudah banyak digunakan dalam setiap proyek di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali. “Jadi tidak hanya di wilayah Jateng saja. Dan di Bali permintaannya cukup besar sekitar 3000-4000 sak per bulannya,” imbuhnya.
Wisnu sendiri mengatakan pabriknya berlokasi di Klaten, Jateng. Dari pabrik itulah UBond mendistribusikan produknya menggunakan jaringan distribusi Semen Indonesia Distributor anak usaha Semen Indonesia Group.
Baca Juga :
- Data Center Andal Adalah Kunci Pengembangan AI yang Aman dan Efisien, Begini Kata Para Pakar
- Kinerja Semen Indonesia di 2024: Raup Laba Bersih Rp719,76 Miliar
- Dukung Kelancaran Mudik, KAI: Stasiun Yogyakarta Simpul Integrasi Transportasi
- Tingkatkan Layanan Kesehatan, Inilah Peran BUMN Konstruksi dalam Pembangunan Rumah Sakit di Indonesia
- Kemenperin Gandeng Australia Cetak SDM Industri Furnitur Kompeten Digital