HighlightsProfilVokasi

Sah! Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati Ditetapkan sebagai Guru Besar UI

Prof Dr Indri Hapsari Susilowati menjadi Guru Besar Tetap ke-51 di FKM Universitas Indonesia (UI)

Konstruksi MediaUniversitas Indonesia (UI) secara resmi mengukuhkan tiga Guru Besar Tetap di bidang ilmu K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Dengan ditetapkannya tiga guru besar baru tersebut, menambah daftar profesor di bidang ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia.

Tiga profesor yang ditetapkan sebagai guru besar tetap FKM UI tersebut di antaranya, Prof Dr Ir Sjahrul Meizar Nasri, MS In Hyg, Prof Doni Hikmat Ramdhan, SKM, MKKK, PhD, dan Prof Dr Indri Hapsari Susilowati, SKM, MKKK. Penetapan berlangsung pada Rabu (4/10/2023), di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI).

Baca Juga: Dua Dosen Teknik Sipil Untag Semarang Raih Sertifikat Kompetensi Insinyur Profesional

Rektor UI Prof Ari Kuncoro, SE, MA, PhD yang memimpin upacara pengukuhan Guru Besar menyampaikan ucapkan terima kasih atas pidato yang disampaikan tiga guru besar baru itu. “Saya ucapkan selamat bahwa saudara telah ditetapkan sebagai guru besar tetap Fakultas Kesehatan Masyarakat Univesitas Indonesia,” kata Ari Kuncoro. Dengan dikukuhkannya tiga guru besar tetap dalam bidang Ilmu K3 di FKM tersebut, saat ini UI memiliki 403 Guru Besar.

Dalam kesempatan sama, Prof Dr Indri Hapsari Susilowati, SKM, MKKK yang baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap menyampaikan pidatonya bertajuk ”Pendekatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Mendukung Kelompok Pekerja Rentan di Tempat Kerja.” Prof Dr Indri menjadi Guru Besar Tetap ke-51 di FKM UI.

Baca Juga: PII Kukuhkan 108 Insinyur PSPPI Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Lebih lanjut Prof Dr Indri Hapsari Susilowati menyampaikan pembahasan mengenai pendekatan K3 bagi tiga kelompok pekerja rentan. Ketiga kelompok tersebut yakni pekerja muda (usia 15-24 tahun), pekerja perempuan, dan pekerja lansia.

“Saya ingin menyoroti bahwa pemberi kerja dan seluruh stakeholder bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan kerja yang sehat, selamat dan aman dengan mengelola risiko pada semua pekerja, termasuk kelompok pekerja muda, pekerja lansia dan pekerja perempuan melalui pendekatan K3,” tandas Prof Dr Indri Hapsari Susilowati, SKM, MKKK.

Baca Artikel Lainnya:

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp