Jababeka Resmi Luncurkan Correctio, Bangun Ekosistem Kawasan Baru untuk Startup
Melalui kawasan ini Jababeka menciptakan model bisnis baru bagi industri digital maupun industri lainnya.
Konstruksi Media – PT Jababeka Tbk secara resmi meluncurkan Correctio yang berlokasi di Kawasan Silicon Valley Jababeka, yang mana kawasan ini akan menjadi menjadi wadah bagi startup, pelaku bisnis dan industri, akademisi serta pemerintah untuk saling berkolaborasi.
Dalam peluncuran kawasan tersebut, Jababeka menggandeng Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk dapat menciptakan model bisnis baru bagi industri digital maupun industri lainnya.
Peresmian Correctio tersebut dihadiri oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Investasi Andi Rizaldi, Kepada Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenperin Arus Gunawan, Gubernur Jawa Barat, Managing Director Jababeka Residence Marcus Lee, dan juga Director PT. Jababeka Tbk Sutedja Sidarta Darmono.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Investasi Perindustrian Andi Rizaldi mengapresiasi terwujudnya kawasan Correctio Jababeka ini.
Dirinya mengungkapkan dengan adanya kawasan ini semoga ke depan dapat melahirkan startup-startup digital yang dapat mengharumkan negara Indonesia.
“Saya mengapresiasi Jababeka dalam mewujudkan Correctio yang hari ini diresmikan. Saya ucapkan selamat atas kerja sama ini, semoga dengan adanya Correctio dapat memotivasi start-up dan industri di Indonesia untuk terus berkembang menuju industry 4.0,” jelas di sela-sela peresmian, di President University Convention Center, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, (8/9/2022).

Sementara itu, dalam video conference, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan di tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi adidaya.
Menurutnya, Jawa Barat dengan potensi yang luar biasa diwakilkan oleh Jababeka khususnya, siap dengan infrastruktur, sumber daya manusia, dan ekonomi untuk membangun pembangunan yang inovatif dan berkelas dunia.
“Kolaborasi sangat penting, sejalan dengan visi Correctio yang akan menggabungkan ekosistem startup, akademia, bisnis, dan pemerintah pada kawasan ini,” tuturnya.
Baca Juga : Jababeka Kolaborasi dengan Mitsui Fudosan, Bangun Hunian di Jawa Barat
Sementara, Direktur PT. Jababeka Tbk Sutedja Sidarta Darmono mengatakan persemian ini sejalan dengan visi PT Jababeka Tbk untuk mewujudkan Correctio.
“Ini bukan hanya soal mewujudkan satu kawasan, tetapi apa yang dapat ditawarkan ke komunitas. Correctio memilki ekosistem yang mumpuni berbasis 4.0, menyediakan akses bagi startup dan industri kepada lembaga riset, venture capital, pemerintah, penyedia solusi teknotogi dan solusi manufaktur yang tergabung & Satu kawasan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, di kawasan ini akan dikembangkan sejumlah fasilitas kelas dunia yang siap mendukung perkembangan Industry 4.0 dan Society 5.0 seperti pengembangan district cooling system, pengaplikasian solar panel, urban farming, Fabrication Lab, data center, smart command center, dan masih banyak lagi serta tak tertinggal pengembangan kota berbasis TOD (Transit Oriented Development) untuk mempermudah aksesibilitasnya.
Menurutnya, Correctio yang berlokasi di Cikarang, membawa potensi besar karena bertepatan dengan aglomerasi kawasan industri terbesar di Asia, kawasan yang telah memicu bertumbuhnya perekonomian tanah air.

Area ini juga telah dilengkapi dengan desain tata kota berbasis TOD yang dirancang oleh Arsitek ternama di Indonesia yakni Sofian Sibarani.
Desain yang diciptakan olehnya untuk kawasan Jababeka dapat dengan mudah dijangkau oleh transportasi publik seperti LRT (Light Rapid Transit), MRT (Mass Rapid Transit), kereta cepat, Damri dan jalan raya yang menunjang kemudahan akses komunitas bagi transportasi publik, pejalanan kaki, dan pesepeda.
Selanjutnya, melalui kemitraan yang sebelumnya telah terjalin yang dilakukan oleh Jababeka dengan BRIN, Indogen, BISA Al, Telkomsel, Mitsubishi Heavy Industries (MHI), Auk Industries, Gamatechno, Arcstone, Sembcorp, dan PIDI 4.0 Kemenperin, Jababeka telah membuka akses bagi startup dan industri untuk terus berkembang dan menghasilkan inovasi serta solusi berbasis teknologi di Correctio.
“Implikasi nyata dari salah satu kerja sama tersebut adalah Indogen sebagai Venture Capital yang berhasil memfasilitasi Jababeka Grup untuk menyuntikkan dananya ke Shipper, yang saat ini sudah termasuk dalam kategori Startup centaur alias calon unicorn,” tutup Sutedja.
Baca Artikel Selanjutnya :