Tunnel Bor Machine MRT Berhasil Sambungkan Stasiun HI dengan Thamrin
Breakthrough ini merupakan salah satu milestone dari pekerjaan konstruksi fase 2A MRT Jakarta.
Konstruksi Media – PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkapkan pihaknya berhasil melakukan pengeboran dinding sisi selatan Stasiun Thamrin ke Stasiun Bundaran HI dengan mesin bor terowongan (Tunnel Boring Machine) 1.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Persero) Rendi Alhial dalam keterangannya mengatakan TBM 1 membangun terowongan southbound sepanjang 560 meter dari Stasiun Bundaran HI ke Stasiun Thamrin.
“Pekerjaan pembangunan ini membutuhkan waktu sekitar enam bulan sejak Februari 2022 hingga Agustus 2022,” ujarnya, Jumat, (19/8/2022).
Dia melanjutkan, TBM 1 ini akan melakukan putar balik di titik shaft selatan Stasiun Thamrin untuk melanjukan konstruksi terowongan northbound kembali ke arah Stasiun Bundaran HI.
“Breakthrough ini merupakan salah satu milestone dari pekerjaan konstruksi fase 2A MRT Jakarta, khususnya CP 201 yang mencakup pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas,” papar dia.
Sejauh ini, katanya, pekerjaan CP 201 telah mencapai 42,31% dengan sejumlah pekerjaan seperti penggalian dan pengecoran base slabStasiun Monas, pengecoran kolom dan struktur dinding gardu induk (receiving substation/RSS) Monas, dan perbaikan kualitas tanah (jet grout) di Stasiun Thamrin, pemasangan traffic decking di sisi selatan Stasiun Thamrin, dan lainnya.
Baca Juga : Proyek MRT Jakarta Fase 2A Harmoni ke Mangga Besar Mulai Digarap
Untuk itu, jelasnya, PT MRT Jakarta masih optimistis bahwa target penyelesaian CP 201 pada Maret 2025 akan tercapai.
Sebelumnya, pada 29 Juli 2022 lalu, TBM-2 yang membangun terowongan dari Stasiun Monas ke Stasiun Thamrin telah berhasil menembus dinding shaft utara Stasiun Thamrin dan sedang proses u-turn untuk berpindah ke sisi northbound untuk membangun terowongan kembali ke Stasiun Monas sepanjang 385 meter. Rencananya, terowongan tersebut akan dikerjakan dalam waktu empat bulan.
“Dalam konstruksi CP 201, digunakan dua mesin bor, yaitu TBM-1 dan TBM-2. TBM-1 akan membuat terowongan southbound dan northbound yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI dan Thamrin; dan TBM-2 yang membangun terowongan southbound dan northbound yang menghubungkan Stasiun Monas dan Thamrin,” ungkap dia.
Lebih jauh, dia mengatakan, setelah itu, kedua TBM ini akan bersama-sama membangun terowongan southbound dan northbound yang menghubungkan Stasiun Monas dan Harmoni.
“Tiap mesin bor akan membangun masing-masing satu jalur terowongan dari Stasiun Monas ke Stasiun Harmoni,” tutupnya.
Baca Artikel Selanjutnya :