
Konstruksi Media – Resiprositas dalam hukum internasional adalah asas yang mendasari hubungan ekonomi dan perdagangan antarnegara, di mana suatu negara memberikan perlakuan tertentu kepada negara lain dengan harapan mendapatkan perlakuan serupa.
Dalam konteks perdagangan global, tarif resiprokal sering digunakan untuk melindungi kepentingan nasional dari praktik perdagangan yang dianggap merugikan.
Tulisan ini sepintas mengulas pelajaran yang dapat diambil dari penerapan tarif resiprokal serta alternatif solusi untuk menghindari perang dagang yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi global.
Lesson Learned Tarif Resiprokal dalam Perdagangan Global
Dampak Positif Tarif Resiprokal
- Melindungi industri dalam negeri dari persaingan tidak sehat.
- Meningkatkan daya tawar dalam negosiasi perdagangan internasional.
- Mendorong peningkatan produksi dalam negeri dan lapangan kerja.
Dampak Negatif Tarif Resiprokal
- Meningkatnya harga barang impor, yang berdampak pada daya beli masyarakat.
- Retaliasi dari negara mitra dagang, yang berpotensi menimbulkan perang dagang.
- Gangguan pada rantai pasok global, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.
Perang Dagang: Ancaman bagi Ekonomi Global
Perang dagang terjadi ketika negara-negara saling menerapkan tarif tinggi sebagai bentuk balasan.
Contoh paling terkenal adalah perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, yang mempengaruhi pasar global secara signifikan.