
Faisal Safa, Kandidat Cawaketum PII 2024-2027: Dedikasi untuk Transformasi Keinsinyuran Indonesia
Faisal Safa bertekad meningkatkan daya saing insinyur Indonesia di kancah global, dan insinyur Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam pembangunan berkelanjutan.
Yogyakarta, Konstruksi Media — Kongres Ke XXIII Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang berlangsung pada 5-6 Desember 2024 di Yogyakarta bakal menentukan Calon Wakil Ketua Umum PII 2024-2027 mendatang.
Salah satu calon Wakil PII yakni, Dr. Ir. Faisal Safa, ST, MT, IPU, ASEAN Eng., ACPE, dikenal sebagai tokoh keinsinyuran yang memiliki rekam jejak gemilang di berbagai sektor infrastruktur dan teknologi.
Faisal resmi mencalonkan diri sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2024-2027, dngan visi untuk membawa PII menjadi lebih inovatif dan adaptif.
Dirinya berkomitmen memperkuat peran insinyur Indonesia dalam menghadapi tantangan global, termasuk transformasi digital, keberlanjutan, dan pengembangan teknologi berbasis lokal. PII harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan solusi yang relevan dan mendukung kemajuan bangsa.
Dengan pengalamannya sebagai anggota aktif ASEAN Engineers dan ACPE (ASEAN Chartered Professional Engineer), Faisal bertekad meningkatkan daya saing insinyur Indonesia di kancah global. Menurut dia, insinyur Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat regional maupun internasional.
Faisal juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi. Ia menilai, era transformasi digital memberikan peluang besar bagi insinyur untuk berkontribusi pada berbagai sektor, mulai dari energi terbarukan hingga infrastruktur cerdas.
Untuk itu, PII harus menjadi ruang kolaborasi yang dinamis bagi para insinyur untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, demi menjawab kebutuhan zaman.
Sebagai tokoh yang memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan keinsinyuran, Faisal Safa mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, praktisi, dan pemimpin industri. Dengan visi dan dedikasi yang kuat, ia diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi PII, sekaligus memperkuat posisi organisasi ini sebagai motor penggerak pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Baca juga :
- Tiga Tantangan Utama dalam Program 3 Juta Rumah, Apa Saja?
- SANY Luncurkan Truk Tambang Hibrida Pertama Buatan Lokal di India
- Pantau Arus Balik, Menteri PU Cek Jalan Tol Fungsional Probowangi
- Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Kembali Dibuka untuk Kelancaran Arus Balik
- Hutama Karya Catatkan Kenaikan 145,76% Kendaraan Lintasi Tol Sumatera