Infrastruktur

Menelusuri Perkembangan dan Apa Saja Jenis Konstruksi

Konstruksi Media – Pada umumnya, teknologi konstruksi diaplikasikan pada kegiatan penyusunan bangunan. Namun, pada kenyataannya teknologi ini merupakan satuan kegiatan yang terdiri dari beberapa pekerjaan yang berbeda.

Tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi konstruksi  mengalami kemajuan yang sangat pesat. Ditandai dengan munculnya berbagai jenis material dan peralatan yang modern.

Jika menarik ke belakang, manusia hanya memanfaatkan apa yang ada di alam untuk dijadikan tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Malahan, pada zaman dahulu manusia sempat menjadikan gua sebagai tempat tinggal.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan ilmu pengetahuan, manusia kemudian mulai memanfaatkan alam untuk membuat infrastruktur dan bangunan, seperti batu, tanah dan kayu.

Ilmu pengetahuan teknologi terus berkembang, manusia mulai menggunakan bahan olahan hasil rekayasa bahan alam atau industri yang memiliki kekuatan, keindahan untuk bahan infrastruktur.

Awalnya, manusia menggunakan anyaman bambu untuk dinding rumah. Kini, sebagian besar manusia memilih tembok yang terbuat dari bata, bebatuan dan semen sebagai dinding.

Kemajuan teknologi konstruksi tak hanya dari bahan yang digunakan, tapi alat yang digunakan. Saat ini, alat pertukangan dengan teknologi canggih bisa mempermudah dan mempercepat pekerjaan konstruksi. Tidak seperti dulu, alat yang digunakan masih sederhana dan membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama.

Baca juga: Dampak Jalan Tol Trans Sumatera untuk Lini Ekonomi

Dengan kemajuan alat dan bahan konstruksi yang semakin baik, maka bentuk konstruksi yang ada saat ini menjadi semakin beragam terutama di kota besar.

Perkembangan infrastruktur yang ada di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup baik dari tahun ke tahun. Sejumlah inovasi dilakukan untuk meningkatkan sektor infrastruktur. Jenis konstruksi di industri infrastruktur mulai bermunculan guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Proyek konstruksi memerlukan berbagai sumber daya yang perlu dikelola dengan baik, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), material bangunan, peralatan, rancangan metode pelaksanaan, dana dan waktu. Selain itu, pertimbangan yang matang juga diperlukan agar berjalan dengan baik dan lancar.

Jenis-Jenis Konstruksi

Secara garis besar konstruksi terbagi menjadi tiga jenis, yakni:

1. Konstruksi Gedung

Jenis konstruksi gedung biasanya melibatkan arsitek maupun insinyur sipil dan menekankan pada aspek arsitektural.

Gedung yang dibangun beragam mulai untuk kepentingan bisnis, kesehatan, pemerintahan, rekreasi dan lain sebagainya.

2. Konstruksi Jalan

Jenis konstruksi jalan umumnya dilakukan atas permintaan departemen pekerjaan umum atau proyek pemerintah. Proses pengerjaannya meliputi pengukuran, penggalian, dan pengerasan jalan.

Jenis konstruksi ini  mencakup hal  lain yang mendukung infrastruktur suatu jalan, seperti konstruksi jembatan dan struktur drainase.

3. Konstruksi Bangunan Air

Proyek yang termasuk dalam jenis konstruksi ini antara lain proyek besar negara yang dipakai untuk kepentingan bersama seperti waduk, bendungan, pemasangan pipa, dan lain sebagainya.

Meskipun secara umum  konstruksi ini mendapatkan pendanaan dari pemerintah, namun tak jarang juga proyek semacam ini dibiayai oleh pihak swasta.

Baca artikel selanjutnya:

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp