ITS Pertahankan Eksistensi di Dunia dalam THE WUR by Subjects 2022
Konstruksi Media – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mempertahankan posisinya memasuki pemeringkatan dunia Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) by Subjects 2022. Pemeringkatan subjek yang terkualifikasi yakni Engineering, Computer Science, dan Physical Sciences yang telah dicapai berkat upaya kerja sama setiap departemen dibarengi dengan sinergi dari seluruh sivitas akademika ITS.
THE sendiri merupakan salah satu lembaga penyedia data kinerja universitas di ranah internasional. Lembaga tersebut tidak bekerja sendiri, namun bekerja sama dengan Quacquarelli Symonds (QS). Sehingga, THE bisa disimpulkan merupakan slah satu lembaga yang sangat dipercaya oleh mayoritas universitas maupun institut di seluruh dunia.
Manajer Senior Urusan World Class University ITS Rulli Pratiwi Setiawan ST MSc PhD mengatakan, masih terdapat lima kriteria penilaian yang ditetapkan oleh WUR 2022.
“Terdapat lima kriteria, yaitu Research (Penelitian), Teaching (Pengajaran), Citations (Sitasi), International Outlook (Pandangan Internasional), dan Industry Income (Pendapatan Industri),” kata Rulli.
- Data Center Andal Adalah Kunci Pengembangan AI yang Aman dan Efisien, Begini Kata Para Pakar
- Kinerja Semen Indonesia di 2024: Raup Laba Bersih Rp719,76 Miliar
- Dukung Kelancaran Mudik, KAI: Stasiun Yogyakarta Simpul Integrasi Transportasi
Di dalam THE WUR 2022 ini, kata Rulli, terdapat tiga subjek di ITS yang telah masuk ke dalam pemeringkatan dunia. Subjek tersebut yakni Engineering di peringkat 801-1000 dunia dengan skor total 18,22. Kemudian, kriteria Teaching mendapat skor 17,0; kriteria Research mendapat skor 12,30; kriteria Citations mendapat skor 13,5; kriteria International Outlook mendapat skor 38,1; dan kriteria Industry Income mendapat skor 57,1.
Subjek selanjutnya Physical Sciences pun meraih peringkat 801-1000 dunia dengan total skor 17,89. Pada kriteria Teaching mendapat skor 12,8; kriteria Research mendapat skor 13,2; kriteria Citations mendapat 19,4; kriteria International Outlook mendapat skor 32,8; dan kriteria Industry Income mendapat skor 59,6.
Dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ITS tersebut menambahkan rincian subjek Computer Science yang memperoleh peringkat 601-800 di dunia dengan skor total 19,5. Pada kriteria Teaching mendapat skor 11,5; kriteria Research mendapat skor 13,2; kriteria Citations mendapat skor 28,6; kriteria International Outlook mendapat skor 27,7; dan kriteria Industry Income mendapat skor 43,0.
Rulli mengungkapkan, berdasarkan analisa, setiap kriteria memiliki bobot nilainya sendiri. Untuk Engineering dan Computer Science, keduanya memiliki bobot yang sama untuk masing-masing indikator yaitu Teaching 30 persen, Research 30 persen, Citations 27,5 persen, International Outlook 27,5 persen, dan Industry Income 5 persen. Sementara, untuk Physical Sciences, bobotnya yaitu Teaching 27,5 persen, Research 27,5 persen, Citations 35 persen, International Outlook 7,5 persen, dan Industry Income 2,5 persen.
Meskipun kini ITS telah mempertahankan posisinya berada di THE WUR by Subjects 2022, jika dilihat secara detail, ITS justru mengalami penurunan nilai khususnya di indikator penilaian sitasi. Hal ini sangat berpengaruh mengingat bobot kriteria tersebut saat ini mencapai 27,5 persen di bidang Computer Sciences dan Engineering serta 35 persen di bidang Physical Sciences.
Alumnus doktoral Hiroshima University, Jepang ini menegaskan, masih banyak sitasi-sitasi dari mahasiswa ITS yang belum dipublikasikan. Menurutnya, cara untuk meningkatkan kembali nilai proporsi sitasinya yakni dengan meningkatkan kolaborasi antara mahasiswa dengan co-authors dari perguruan tinggi luar negeri. Dari hasil yang telah diperoleh oleh ITS, Rulli berharap untuk bisa ditingkatkan kembali sinergi setiap departemen yang ada di ITS.
“Saya juga berharap terjadinya penambahan mahasiswa doktor dan sarjana. Dengan peningkatan itu, kita bisa meningkatkan skor pada indikator mahasiswa sarjana dan doktor,” tutur Rulli.