ENERGIRenewable

Sinergi Brantas Energi dan WIKA Bangun PLTS Terapung

Kedua perusahaan ini akan melakukan kajian pengembangan terhadap potensi pemanfaatan PLTS di bendungan yang dikelola Kementerian PUPR.

Konstruksi Media – PT Brantas Abipraya (Persero) melalui anak usahanya PT Brantas Energi (BREN) mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) bersinergi dengan PT Wika Industri Energi (WINNER) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung.

“Semangat sinergi ini terjalin selain sebagai upaya pembangkit listrik ramah lingkungan, namun juga untuk mendorong pencapaian target bauran energi baru terbarukan nasional pada tahun 2025 sebesar 23%,” kata Direktur Utama Brantas Abipraya Sugeng Rochadi melalui keterangan pers yang diterima Konstruksi Media, Selasa (12/3/2022).

Sugeng mengatakan, BREN dan WINNER telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU terkait kerjasama pengembangan potensi PLTS Terapung di Bendungan-bendungan Barang Milik Negara (BMN) pada 9 Februari 2022.

“Kedua perusahaan ini akan melakukan kajian pengembangan terhadap potensi pemanfaatan PLTS di bendungan yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” ucap dia.

Hal tersebut, kata Sugeng, merujuk pada Peraturan Menteri PUPR No.6 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan.

Baca juga: Brantas Abipraya Gelar Sharing Knowledge dengan Jamdatun

Ia mengatakan, bendungan yang ditargetkan memiliki PLTS Terapung antara lain, Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpotensi menghasilkan energi listrik tenaga surya berkapasitas 12,0 MW dan Bendungan Pandanduri di Kabupaten Lombok Timur dengan potensi menghasilkan listrik berkapasitas 15,0 MW.

“Kami (Brantas Abipraya) berharap lewat BREN dapat terus memberikan peran penuh dalam mendukung program Nawacita Presiden Joko Widodo untuk infrastruktur kelistrikan, berdasarkan motto PT Brantas Energi yaitu “Eco Responsible”, dengan selalu berlandaskan pelestarian lingkungan disetiap kegiatan,” ujar Sugeng.

Untuk informasi, kiprah BREN dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di Indonesia tak perlu diragukan lagi. Usaha utama BREN adalah sebagai jasa penyedia tenaga kelistrikan melalui kegiatan investasi pembangunan pembangkit listrik dengan membangun tenaga kelistrikan (ramah lingkungan) pada pembangkit energi PLTA atau PLTM serta pengembangan investasi pada PLTS pada tahun 2019.

Hingga kini BREN telah berhasil membangun dan mengoperasikan 1 unit pembangkit tenaga surya dan 3 unit pembangkit tenaga hydro dengan total kapasitas 21,0 Megawatt (MW), yakni PLTS Gorontalo sebesar 2,0 MWp, PLTM Padang Guci-1 dengan kapasitas terpasang 3 x 2,0 MW, PLTM Sako-1 dengan kapasitas terpasang 2 x 3,0 MW dan yang terbaru adalah PLTM Padang Guci-2 dengan kapasitas terpasang 2 x 3,5 MW serta dalam waktu dekat akan mengoperasikan PLTM Maiting Hulu dengan kapasitas 2 x 4,0 MW.

Baca artikel selanjutnya:

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp