
Sebagaimana firman Allah SWT
“Barang siapa yang memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.” (QS. Asy-Syura: 40)
Mari jadikan Idul Fitri ini sebagai titik balik, bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam hubungan kita dengan sesama. Sebab, kebahagiaan sejati bukan terletak pada jumlah like di media sosial, melainkan pada kedekatan yang tulus dengan keluarga, sahabat, dan Allah SWT.
Mudik dengan Keselamatan dan Keberkahan
Selain menjadi momen silaturahmi, Idul Fitri di Indonesia juga identik dengan tradisi mudik, perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga.
Namun, di balik kebahagiaan ini, kita tidak boleh lengah terhadap keselamatan di jalan. Puluhan juta orang bergerak dalam waktu yang hampir bersamaan, menyebabkan lonjakan kepadatan lalu lintas dan meningkatnya risiko kecelakaan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan
- Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
- Jangan memaksakan diri saat mengemudi, istirahatlah jika lelah.
- Patuhi aturan lalu lintas dan batas kecepatan demi keselamatan bersama.
- Hindari penggunaan HP saat berkendara, karena sekejap kelalaian bisa berakibat fatal.
- Utamakan kesabaran dan saling menghormati di jalan, karena setiap pengendara juga ingin sampai dengan selamat.
Rasulullah SAW bersabda
“Jika kalian bepergian, maka bersikaplah lemah lembut dan jangan membuat perjalanan menjadi sulit bagi diri sendiri dan orang lain.” (HR. Bukhari)