
Konstruksi Media – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menghadiri acara Temu Nasional 2025 Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Kegiatan ini mengangkat tema Hilirisasi Insinyur Muda untuk Mendorong Re-Industrialisasi di Semua Sektor Keinsinyuran Menuju Indonesia Emas 2045.
Wamen Diana mengatakan re-industrialisasi yang menjadi fokus utama PII adalah bagian dari Prioritas Nasional Asta Cita ke-5 yaitu melanjutkan hilirisasi industri. Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya oleh Menteri PU Dody Hanggodo bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi fondasi pertumbuhan re-industrialisasi nasional.

“Kementerian PU tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga infrastruktur sumber daya air dan penyediaan air minum yang mendukung industri dan sistem logistik yang lebih efisien. Diharapkan langkah-langkah ini dapat mempercepat re-industrialisasi dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia menuju 2045,” ujar Wamen Diana, (23/02/2025).
Dalam rangka mencapai pembangunan infrastruktur yang efektif dan efisien, Wamen Diana menekankan diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, dan para profesional di bidang keinsinyuran.
“Oleh karena itu, kami berharap PII dapat terus memberikan dukungan dan kontribusi nyata dalam menciptakan inovasi dan solusi pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” beber dia.

Terakhir, Wamen Diana berharap Temu Ilmiah FIM PII 2025 ini mampu memperkuat peran insinyur muda dalam mendorong re-industrialisasi di tanah air.
“Dukungan dari PII sangat kami harapkan dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung hilirisasi industri dan menjadikan sektor keinsinyuran sebagai motor utama menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Wamen Diana.
Baca Juga :
- Tiga Tantangan Utama dalam Program 3 Juta Rumah, Apa Saja?
- SANY Luncurkan Truk Tambang Hibrida Pertama Buatan Lokal di India
- Pantau Arus Balik, Menteri PU Cek Jalan Tol Fungsional Probowangi
- Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Kembali Dibuka untuk Kelancaran Arus Balik
- Hutama Karya Catatkan Kenaikan 145,76% Kendaraan Lintasi Tol Sumatera