News

Empat Upaya APJASI Antisipasi Ancaman Kerawanan Menuju Tahun Politik

Semangat APJASI ke depan untuk mendukung global economy growth berbasis solidaritas dan juga kebersamaan.

Konstruksi Media – Asosiasi Pengguna Jasa Sekuriti Indonesia (APJASI) melaksanakan kegiatan Member Gathering APJASI 2022 yang bertujuan untuk mengantisipasi ancaman dan kerawanan menuju tahun politik serta pengaruhnya bagi korporasi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum APJASI Leonard Abdul Aziz menyebut terdapat rencana kegiatan ke depan, di antaranya :

Pertama yakni mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama tahun politik 2023-2024 melalui cipta kondisi aman, damai di lingkungan perusahaan yang netral dari pengaruh politik.

Kedua yaitu mengamankan Askes dan jaringan IT dari ancaman cyber crime dengan meningkatkan sosialisasi kepedulian keamanan IT dan kapasitas pengamanan siber.

Ketiga, mengantisipasi aksi terorisme, kejahatan konvensional dan gangguan rantai pasokan, dengan melakukan kerja sama yang kuat antar dunia usaha, badan negara dan penegak hukum, melalui pembinaan, pengawasan dan pengendalian internal dan eksternal yang ketat, terstruktur dan berkelanjutan.

“Keempat, mengendalikan potensi konflik sosial internal dan eksternal perusahaan. Serta kelima yakni mengidentifikasi risiko bencana & lingkungan dan pengendalian dengan menyiapkan tim tanggap darurat di setiap instansi rawan bencana dan memastikan tersedianya rencana kontijensi untuk memastikan kelangsungan usaha,” ungkap Leonard Abdul Aziz, sebagai diberitakan, Sabtu, (17/12/2022).

Sementara, dalam laporannya, Sekretaris Jenderal APJASI Ir. Subkhan mengatakan semangat APJASI ke depan untuk mendukung global economy growth berbasis solidaritas dan juga kebersamaan yaitu 5P, di antaranya :

Peace (perdamaian) sebagai kunci keberlanjutan usaha dan juga economy growth.

Prosperity (kemakmuran) yaitu berbasis semangat bersama untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan.

People (rakyat) bersama-sama dan bergotong-royong secara inklusif memajukan SDM tanpa melihat asal muasal dan sebagainya seperti kebangsaan, kesukuan, dan sebagainya, dengan konsep global dan memanfaatkan digitalisasi.

Planet dengan memikirkan bagaimana bisnis ekonomi keamanan dan juga kelestarian lingkungan dan keramahan sosial.

“Kelima yakni partnership (kemitraan), tanpa adanya kolaborasi yang inklusif dan partnership, tentu semua upaya yang ada di atas itu sulit untuk diwujudkan,” tuturnya.

Ketua Umum APJASI Leonard Abdul Aziz dalam sambutan gathering APJASI tahun 2022. Dok. tangkapan layar.

Dirinya menambahkan APJASI memiliki visi untuk menuju industrial security yang adaptif terhadap dinamika risiko keamanan. Selain itu, juga mencapai tujuan menciptakan iklim dunia usaha yang aman dan berkelanjutan.

“Misi kami yakni untuk memperkuat dan mengembangkan organisasi dengan memperluas keanggotaan dan kepentingan APJASI pada setiap sektor industri dan menjangkau hingga ke wilayah Indonesia,” jelas Subkhan.

Dia menambahkan, misi lainnya yakni juga mengembangkan dan menetapkan standar asosiasi terkait Sistem Manajemen Pengamanan, SDM Personil Pengamanan dan Sarana Prasarana Pengamanan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan tren ancaman keamanan.

Selain itu, juga membangun kerjasama nasional dan Internasional dengan instansi pemerintah/swasta, asosiasi atau lembaga pendidikan/pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM dan pengetahuan bidang keamanan bagi para perusahaan atau pribadi, melalui program pelatihan, konsultasi, asistensi, seminar dan sosialisasi kepedulian keamanan

“Mengembangkan hubungan pengamanan industrial yang harmonis dan produktif dengan seluruh pemangku kepentingan keamanan serta berperan aktif dalam proses penyusunan kebijakan dan peraturan perundangan terkait aspek keamanan,” terangnya.

Diketahui, APJASI terbentuk dan berperan untuk mengatur dan memajukan kepentingan kolektif dari perusahaan atau pribadi yang menyelenggarakan pengamanan bagi usaha dan kegiatannya.

Para penggagas APJASI sadar bahwa lingkup dari kepentingan kolektif tersebut bervariasi untuk masing-masing perusahaan/pribadi, maka APJASI menjadi organisasi yang berperan sebagai wadah koordinasi, komunikasi dan konsultasi yang menghubungkan semua kepentingan di bidang keamanan.

Dia mengajak para perseroan baik badan usaha milik negara maupun swasta untuk bergabung dan menggunakan jasa pengamanan Indonesia.

Baca Juga : Halal Bil Halal APJASI : Kolaborasi Aktif Mengupayakan Budaya Keamanan

Adapun beberapa keuntungan bergabung dalam keorganisasian APJASI tersebut di antaranya :

Pertama, networking dengan perusahaan di Indonesia dengan kelas international baik swasta ataupun BUMN.

Selanjutnya, mendapatkan informasi dengan cepat tentang dunia keamanan perusahaan. Konsultasi, asistensi dan pendampingan terkait dengan manajemen pengamanan perusahaan.

Kemudian, memiliki akses khusus untuk mengikuti seminar, diskusi, pelatihan, lokakarya atau webinar yang diselenggarakan oleh APJASI dan bekerjasama dengan Lembaga nasional maupun Internasional dan APJASI terlibat penyusunan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan pengamanan perusahaan.

Sekjen APJASI Subkhan dalam laporan kegiatan tahunan organisasi pengamanan Indonesia. Dok. tangkapan layar

Lebih jauh, dia menuturkan, memasuki tahun 2023 APJASI memiliki rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti mendirikan The Security Institute yakni untuk menjadi lembaga yang berfokus kepada pelatihan terkait dengan keamanan.

Kemudian, membentuk LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) P3 APJASI dan juga akan membentuk DPD (Dewan Perwakilan Daerah) di seluruh provinsi di Indonesia yang bertujuan untuk mewadahi perusahaan di wilayah seluruh Indonesia.

Untuk diketahui saat ini terdapat 74 perusahaan yang tergabung dalam asosiasi pengguna jasa sekuriti Indonesia, baik itu badan usaha milik negara maupun swasta.

Sepanjang tahun 2022, APJASI telah melakukan sejumlah kegiatan di antaranya pada Januari melaksanakan hari jadi Satpam (Satuan Pengamanan) dari 31 Desember 2021-17 Januari 2022.

Di bulan keempat yakni April 2022, melakukan kegiatan webinar nasional yang dihadiri oleh 102 peserta yang terdaftar dengan masing-masing perwakilan perusahaan anggota APJASI 2022.

Di bulan Mei 2022, APJASI menyelenggarakan kegiatan Halal Bil Halal yang dilakukan di Hotel JS Luwansa dengan agenda utama yakni memperkokoh silaturahim antara para pengurus, perusahaan anggota APJASI yang saat ini terdapat 60-an perusahaan dari berbagai sektor seperti, konstruksi, tambang, migas, pangan, swasta dan BUMN, serta para stakeholders.

Selanjutnya di bulan Agustus, September dan November 2022, APJASI melaksanakan kegiatan pelatihan komunikasi di Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Di September meluncurkan Podcast perdana yang tayang pada 30 September 2022, serta di bulan November 2022 melakukan kegiatan Pokja Polri yang membahas tentang Badan Usaha Jasa Pengamanan di Indonesia.

Pihaknya berharap dengan adanya APJASI ini dapat lebih meningkatkan pengamanan Indonesia sehingga terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Baca Artikel Selanjutnya :

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp