Lebih Bagus Bata Merah atau Hebel untuk Material Konstruksi Dinding?
Konstruksi Media – Setiap bangunan idealnya terdapat dinding yang bisa dibangun secara berstruktur menggunakan batu bata merah ataupun hebel/bata ringan. Tentu saja dinding berfungsi sebagai elemen penyekat antara ruangan maupun antarbagian dalam gedung dengan bagian luar gedung.
Banyak orang kini mulai mempertimbangkan menggunakan hebel saja, dengan anggapan harganya lebih terjangkau. Sementara bagi yang ingin bangunannya terlihat “agak kokoh” pilih memanfaatkan bata merah.
Namun, belum banyak yang mengetahui keunggulan dan kekurangan dari bata merah atau hebel sebagai bahan material dinding.
Berikut Konstruksi Media informasikan agar Kamu dapat memilih secara tepat material yang baik untuk rumah, mengutip informasi resmi dari Instagram @KemenPUPR di Jakarta, Rabu (7/6/2023).
Baca juga: Kementerian PUPR Beri Bantuan BSPS untuk 1.495 RTLH di Sulawesi Utara
Menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bata merah memiliki keunggulan tidak memerlukan perekat khusus dan dapat direkatkan dengan campuran semen serta pasir. Kedua, pemasangan batu bata tidak memerlukan tenaga berkeahlian khusus. Ketiga, bata merah juga mudah diangkut karena ukurannya relatif kecil.
Sementara kelemahan bata merah yang pertama yakni memerlukan banyak perekat sehingga terkesan boros dan proses pemasangan akan lebih lama. Kedua, bobot batu bata relatif berat sehingga membuat beban lebih pada struktur bangunan rumah. Ketiga, suhu ruangan relatif tidak stabil karena ketika cuaca panas mudah menyerap suhu panas, dan ketika cuaca dingin mudah menyerap dingin.
Baca juga: Pertama di Indonesia, Bendungan Kering Ciawi Berpotensi Jadi Tempat Wisata
Kementerian PUPR pun mengungkap keunggulan hebel. Pertama, berbobot ringan. Kedua, daya tahan kuat karena komposisinya terdiri dari campuran beton. Ketiga, ukurannya relatif lebih besar sehingga mempercepat pemasangan.
Sementara kelemahan hebel. Satu, harus menggunakan perekat khusus. Kedua, pemasangan harus dilakukan oleh tenaga yang ahli. Ketiga, sulit dikeringkan apabila terkena air sehingga proses pengeringan lebih memakan waktu.
Sudah tidak bingung kan dalam membedakan hebel atau bata merah. Tentu saja masing-masing memiliki plus minus sebagai material konstruksi dinding. Semoga informasi di atas bermanfaat ya.
Baca artikel lainnya: