Cek, Dua Jembatan Gantung di Jawa Tengah Senilai Rp7,3 Miliar
Tingkatkan konektivitas pedesaan, kementerian PUPR rampungkan dua jembatan gantung senilai Rp7,3 miliar di Jawa Tengah
Konstruksi Media – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan dua jembatan gantung di Provinsi Jawa Tengah, yakni Jembatan Gantung (JG) Pagergunung yang terletak di Desa Pagergunung,Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung dan Jembatan Banyusidi di Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.
Mengutip Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, pembangunan dua jembatan gantung ini merupakan bentuk bantuan pemerintah pusat, khususnya Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, kepada pemerintah daerah.
“Kami hanya pelaksana instruksi Presiden Joko Widodo kepada Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimuljono untuk meningkatkan pergerakan produk pertanian, barang, jasa dan orang di tingkat pedesaan,” kata Hedy saat meresmikan dua jembatan gantung tersebut, Sabtu (19/3/2022).
Baca juga: Adhi Karya Dapat Dana Rp15,1 Triliun dari LRT Jabodebek
Ia mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Pagergunung bertipe Simetris ini dimulai sejak Juni 2021 hingga Desember 2021 dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar. Menurut Hedy, Jembatan Pagergunung memiiki bentang 60 meter dengan lebar 1,8 meter yang diperuntukan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

“Namun berdasarkan papan petunjuk safety yang dipasang di kedua sisi jembatan, dalam keadaan darurat kendaraan roda empat seperti Ambulans boleh melintas,” kata Hedy.
Jembatan kedua ialah Jembatan Gantung Banyusidi di Kabupaten Magelang. Ia mengatakan, jembatan ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp4,8 miliar dan dibangun pada Oktober hingga Juni 2021. Jembatan gantung ini memiliki panjang bentang 42 meter dengan lebar 1,8 meter berfungsi menghubungkan dua desa, yaitu Banyusidi dan Surodadi.
“Jembatan Gantung ini dibangun karena jalur penghubung kedua desa berupa jalan setapak terjal maupun turunan tajam menuju sungai. Kondisi serupa juga dijumpai pada lokasi pembangunan Jembatan Pagergunung,” tutur Hedy.
Untuk informasi, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga telah membangun lebih dari 300 Jembatan Gantung di seluruh Indonesia. Pada tahun 2021 Ditjen Bina Marga telah menyelesaikan 66 jembatan Gantung.
Baca artikel selanjutnya: