Bina Marga: Progres Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar Capai 56,17%
Jembatan Sungai Sambas Besar memiliki desain berjenis pelengkung dan memiliki total panjang 1.272 meter dengan lebar 11 meter.
Konstruksi Media – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kalimantan Barat.
Pembangunan jembatan ini diproyeksikan untuk mendorong perekonomian masyarakat di beberapa kecamatan sekitar.
Meneruskan informasi dari Instagram @pupr_binamarga dikutip di Jakarta, Selasa (27/6/2023), proyek Jembatan Sambas Besar berada di jalur pelayaran aktif yang dilalui kapal tongkang dan tugboat.
Baca juga: Kementerian PUPR: Pengawasan Keselamatan Konstruksi IKN Nusantara Berlapis
Menurut Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, perlu metode khusus agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran dan logistik selama tahap pembuatan jembatan yang air sungainya bermuara ke Laut Sungai China Selatan tersebut.
Adapun Jembatan Sungai Sambas Besar memiliki desain berjenis pelengkung dan memiliki total panjang 1.272 meter dengan lebar 11 meter.
Progres terbaru dari PUPR Bina Marga, terkait perkembangan pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar saat ini telah mencapai 56,17 persen.
Baca juga: Bangun Jembatan Pulau Balang, PUPR Tingkatkan Konektivitas IKN Nusantara
Kemudian, jembatan ini dibangun menggunakan metode Telescopic Strutt, mengambil referensi pelaksanaan dari Falsework Blennerhasset Island Bridge dan New Broadway Bridge.
Untuk diketahui, metode Telescopic Strutt menggunakan shoring yang dapat memanjang dan memendek dengan bantuan hydraulic jack guna mengatur geometrik jembatan. Metode ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia.
Baca artikel lainnya: