AsosiasiNewsProfilSustainability

World Engineering Day 2026 Siap Digelar di Indonesia, PII Tegaskan Peran Insinyur

WED 2026 akan menjadi panggung internasional bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusi insinyurnya.

Konstruksi MediaPersatuan Insinyur Indonesia (PII) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Engineering Day (WED) 2026 yang puncaknya digelar pada 4 Maret 2026 di Jakarta.

Ajang ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis insinyur dalam menjawab tantangan global, khususnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi dan pembangunan berkelanjutan.

Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie mengatakan, WED merupakan perayaan kontribusi dunia engineering terhadap solusi berbagai persoalan dunia, sekaligus wadah kolaborasi lintas negara.

“Ini adalah kerja sama dengan UNESCO dan World Federation of Engineering Organizations yang bertujuan menyatukan organisasi-organisasi engineering dunia dalam mendorong pembangunan berkelanjutan,” kata Ilham Habibie kepada sejumlah media di Jakarta, Rabu, (4/02/2026).

PII
Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie. Dok. Konstruksi Media

Ia menambahkan, Indonesia mendapat kehormatan sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik sejak WED digelar pada 2020.

“PII mendapat mandat untuk menyelenggarakan World Engineering Day dengan tema kontribusi engineering terhadap sustainable development, dan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Indonesia,” jelas Ilham Habibie.

Menurutnya, rangkaian kegiatan WED 2026 tidak hanya berlangsung pada hari puncak, tetapi juga dilengkapi berbagai agenda sebelum dan sesudahnya, termasuk forum kebijakan dan diskusi strategis. Hal ini diharapkan mampu memperkuat peran industri dan teknologi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.

“Topik yang kita bahas bukan hanya teknis, tetapi juga menyentuh kebijakan, smart innovation, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan secara etis dan produktif. Insinyur harus mampu memberdayakan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” paparnya.

Ia optimistis, WED 2026 akan menjadi panggung internasional bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusi insinyurnya.

“Apa yang kita diskusikan di forum global ini diharapkan bisa menjadi contoh nyata bagaimana Indonesia membangun bangsa secara berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing,” tutupnya.

Baca Juga :

Indonesia Jadi Tuan Rumah World Engineering Day 2026, PII sebagai Penyelenggara

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan