Eco GreenESGNewsSustainability

Wiza Hidayat Soroti Konsep Green Hospital di Healthcare Innovation Leaders Asia 2025

Perlunya kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan rumah sakit yang efisien, ramah lingkungan.

Konstruksi Media – Isu keberlanjutan menjadi fokus utama dalam ajang Healthcare Innovation Leaders Asia 2025 yang digelar pada 27–28 Agustus di Jakarta.

Dengan tema “Healthcare Indonesia: Innovation Without Borders”, acara ini mempertemukan praktisi kesehatan, inovator, dan pembuat kebijakan untuk membahas transformasi digital, teknologi terbaru, serta strategi yang membentuk masa depan layanan kesehatan di Asia.

Rumah sakit sebagai fasilitas dengan konsumsi energi dan air terbesar karena beroperasi 24 jam penuh dituntut menerapkan prinsip efisiensi dan bangunan hijau. Hal ini tidak hanya menyangkut operasional, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pasien.

Melalui forum ini, para pakar mendorong adopsi strategi berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur kesehatan yang lebih ramah lingkungan dan mendukung penyembuhan pasien.

Dalam sesi panel bertajuk “Sustainable Strategies to Improve Healthcare Infrastructure & Operations”, hadir sejumlah narasumber seperti Ir. Wiza Hidayat, CEO Ecobuild Green Building Consultant; Dr. Budiman Kharma, PhD, SpPK, Project Development Director Brawijaya Healthcare Group; serta Dr. Bagus Triatmojo, CEO Siaga Medika Group. Diskusi dipandu oleh Dr. Roswin Rosnim, Director PT Setia Mitra Lestari.

Wiza mengungkapkan pentingnya menempatkan pasien sebagai pusat perancangan Green Hospital.

Wiza Hidayat
Wiza Hidayat Soroti Konsep Green Hospital di Healthcare Innovation Leaders Asia 2025. Dok. Ist

“Ada beberapa aspek krusial yang harus diperhatikan, antara lain kualitas udara, keberadaan healing garden, penggunaan material higienis, pengaturan suhu dan pencahayaan yang tepat, waktu tunggu yang efisien, serta sirkulasi ruang yang optimal,” jelasnya.

Ia juga menegaskan perlunya kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan rumah sakit yang efisien, ramah lingkungan, sekaligus mendukung pengalaman penyembuhan yang lebih baik.

Menurut Wiza, inisiatif ini sejalan dengan target Indonesia Net Zero Emission 2060. Ecobuild Green Building Consultant sendiri telah berkontribusi dalam berbagai proyek fasilitas kesehatan seperti RS Hermina IKN, RS Pusat Otak Nasional Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (Gedung Pelayanan dan Pendidikan), serta RS Altius. Proyek-proyek tersebut menjadi bukti nyata penerapan prinsip keberlanjutan dalam infrastruktur kesehatan.

Melalui partisipasi di Healthcare Innovation Leaders Asia 2025, Ecobuild berharap semakin banyak rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia yang mengintegrasikan strategi berkelanjutan dalam setiap aspek perencanaan maupun operasional.

Dengan demikian, layanan kesehatan di Indonesia dapat semakin maju, ramah lingkungan, serta mendukung kualitas hidup pasien secara menyeluruh.

 

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp