WIKA Ungkap Fungsi Krusial Turab di Balik ‘Layar’
WIKA menjelaskan bahwa Turab adalah pahlawan tanpa tanda jasa di dunia konstruksi yang menjaga stabilitas tanah.
Konstruksi Media – Di balik megahnya bendungan atau jembatan, ada elemen “rahasia” yang bekerja keras memastikan semuanya tetap berdiri kokoh. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) baru saja membagikan edukasi mengenai salah satu struktur penting dalam dunia konstruksi namun jarang tersorot, yakni Turab.
WIKA menjelaskan bahwa Turab adalah pahlawan tanpa tanda jasa di dunia konstruksi yang menjaga stabilitas tanah agar tidak terjadi longsor. Fungsi turab seakan bekerja seperti di balik ‘layar;.
“Turab hadir menjaga kestabilan tanah, memastikan setiap proses tetap aman di tengah tekanan dan kondisi yang tidak selalu mudah,” ungkap WIKA, melalui unggahan reels tentang fungsi Turab, yang dikutip Rabu (8/4).
Baca Juga:
WIKA Rugi Rp9,75 Triliun di 2025, Beban Keuangan dan Kinerja Proyek Jadi Tekanan
Lebih dari Sekadar Dinding
Banyak orang mungkin hanya melihatnya sebagai tembok penahan, namun Turab punya peran teknis yang sangat berat. Struktur ini bertugas menahan tekanan tanah dan air, terutama di area dengan kontur yang sulit.
Di proyek Bendungan Jenelata, misalnya, Turab menjadi kunci dalam pekerjaan galian dan saluran. Tanpa kehadiran Turab, risiko kerusakan struktur akibat pergeseran tanah akan sangat tinggi.

Mengenal Jenis-Jenis Turab
Tiap proyek butuh penanganan yang beda-beda. WIKA menggunakan beberapa jenis Turab sesuai kebutuhan lapangan:
-
Sheet Pile Beton: Pilihan utama untuk menahan dinding tanah secara vertikal.
-
Baja: Lebih fleksibel dan kuat untuk berbagai kondisi medan.
-
Diaphragm Wall: Dinding beton bertulang di dalam tanah untuk beban yang jauh lebih berat.
Baca Juga:
Dosen Universitas Brawijaya Beri Pesan Penting ini untuk Calon Insinyur
Menjamin Keamanan Proyek
Intinya, Turab memastikan setiap tahap pekerjaan di lapangan tetap aman dan terkontrol. Meski seringkali tak terlihat setelah proyek selesai, perannya dalam menjaga struktur agar tetap stabil selama puluhan tahun tidak bisa disepelekan.
Seperti pesan dalam unggahan WIKA: “Karena di balik konstruksi yang kokoh, ada detail penting yang bekerja tanpa terlihat.”




