WIKA Raih Kontrak Rp 290 M Bangun SMA Garuda di Kalimantan Utara
Konstruksi Media – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan nasional dengan mengamankan kontrak baru untuk pembangunan SMA Garuda di Provinsi Kalimantan Utara. Untuk proyek ini, WIKA berkolaborasi dengan anak perusahaannya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), di bawah skema Operasi Bersama (KSO).
Proyek strategis ini, yang berlokasi di Desa Jelai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, memiliki nilai kontrak sebesar Rp 290,9 miliar. Lingkup pekerjaan yang dipercayakan kepada KSO WIKA-WEGE meliputi pembangunan fasilitas pendidikan terpadu dan komprehensif, mulai dari pekerjaan persiapan dan implementasi sistem manajemen keselamatan konstruksi (K3), persiapan lahan, hingga pembangunan fisik gedung utama dan utilitas area.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi gedung akademik, ruang kelas, aula serbaguna, teater seni dan pertunjukan, masjid, dan fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola. Selain itu, area ini juga dilengkapi dengan perumahan pendukung berupa asrama mahasiswa (Graha Putra dan Graha Putri), apartemen staf, 29 pasang rumah dinas Tipe I, dan perumahan khusus untuk rektor dan tamu.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW), menyatakan bahwa proyek ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan infrastruktur pendidikan yang merata, hingga ke daerah perbatasan.
“Pengadaan proyek SMA Garuda ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan WIKA dalam menyediakan infrastruktur pendidikan berkualitas tinggi. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu, dengan standar kualitas tertinggi, dan memastikan fasilitas ini dapat menjadi pusat pengembangan talenta sains dan teknologi unggul bagi generasi muda Indonesia, khususnya di daerah perbatasan,” kata Agung BW.
Investasi Jangka Panjang
“Proyek ini tidak hanya menyediakan infrastruktur fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. Inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, khususnya dalam menciptakan generasi unggul yang siap bersaing secara global,” sambungnya.
Pendirian SMA Garuda diharapkan menjadi pusat pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendorong pengembangan sumber daya manusia unggul dan memperluas akses pendidikan berkualitas di daerah perbatasan.
Proyek ini sejalan dengan visi pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto, Asta Cita, yang memprioritaskan pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, dan pembangunan merata sebagai landasan Indonesia yang sejahtera.
Baca Juga :




