WEGE Pamer Kinerja Stabil, Nilai Kontrak Capai Rp 56 Triliun
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) memamerkan kinerja operasional dan finansialnya yang stabil dalam public expose terbaru.
Konstruksi Media – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) memamerkan kinerja operasional dan finansialnya yang stabil dalam public expose terbaru yang digelar secara daring, Jumat (28/11). Dalam kesempatan tersebut, WEGE menyoroti skala bisnis perusahaan yang masif.
Hingga September 2025, WEGE mencatat total portofolio dan nilai kontrak sebesar Rp 56 Triliun dari 413 proyek di seluruh Indonesia.
Menurut Purba Yudha Tama, Corporate Secretary WEGE, stabilitas kinerja ini didukung oleh rating investasi yang solid dan komitmen kuat terhadap tata kelola perusahaan.
“Saat ini WIKA Gedung sudah dirating oleh agency Triple B. Outlook-nya stabil,” ujar Purba Yudha Tama. Ia menjelaskan, WEGE telah mendapatkan rating idBBB (Kategori Layak Investasi) dari PEFINDO, dengan status “Sehat Sound”.
Baca Juga:
WEGE Sabet Penghargaan CSA Award 2025, sebagai Perusahaan Infrastruktur Terunggul
Kontrak Didominasi Swasta, Margin Membaik

Purba menjelaskan bahwa core business perseroan masih sebagai kontraktor bangunan gedung, dengan fokus pada Konstruksi Offsite, Bangunan Gedung, dan Konsesi. Per September 2025, WEGE mencatat Order Book sebesar Rp 4,16 Triliun, dengan mayoritas tipe owner didominasi oleh swasta (44,82%), sementara tipe pekerjaan mayoritas adalah pekerjaan eksternal (92,37%).
Meskipun pendapatan perseroan per Kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp 1,17 Triliun atau mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (Rp 2,26 Triliun), perusahaan berhasil membuktikan peningkatan efisiensi operasional.
Hal ini terlihat dari capaian Gross Profit Margin (GPM) sebesar 9,4% per 3Q 2025, yang meningkat signifikan dari 7,9% pada Kuartal III tahun sebelumnya.
Baca Juga:
WEGE dan UNPAR Dorong Hunian Adaptif Net Zero Berbasis BIM
Struktur Bisnis dan Komitmen Lingkungan

Dalam operasionalnya, kepemilikan saham WEGE didominasi oleh Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 69,3% dan Publik sebesar 30%. Perusahaan memiliki sejumlah asosiasi dengan kepemilikan bervariasi, serta satu anak perusahaan utama di bidang office bernama Solusi Proklamasi dengan kepemilikan 90%.
Stabilitas kinerja WEGE diperkuat dengan komitmen ketat pada aspek Governance (Tata Kelola) dan Environment (Lingkungan). Perusahaan telah mendapatkan sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan secara tegas bebas dari sengketa hukum.
“Dari sisi Governance, kita sudah punya beberapa sertifikasi seperti sistem manajemen anti penyuapan. Dari sisi kepatuhan regulasi, saat ini WIKA Gedung terbebas dari sengketa hukum yang berkaitan dengan penyuapan atau korupsi,” tegas Purba.
WEGE juga menunjukkan tanggung jawab terhadap aspek lingkungan dengan berkomitmen mencapai Net Zero Emission, didukung optimasi kendaraan berbasis listrik dan program seperti kampung iklim. Selain itu, perusahaan mencatat indeks kepuasan pelanggan yang tinggi, yakni mencapai 93.39 persen.




