WEGE Bangun Hunian Modular dan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra
Aksi kemanusiaan yang dilakukan WEGE mencerminkan pendekatan pemulihan yang terintegrasi, tidak hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga melalui penyediaan akses air bersih dan hunian sementara yang layak.
Konstruksi Media – Di penghujung tahun 2025, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus mendukung upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Inisiatif ini merupakan wujud komitmen WEGE dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta berkontribusi aktif dalam penanganan bencana di berbagai daerah di Indonesia.
Bantuan yang disalurkan mencakup makanan instan, perlengkapan wanita dan bayi, susu serta makanan bayi dan anak, paket kebersihan (hygiene kit), genset, kasur lipat, tenda lipat, perlengkapan tidur, hingga perlengkapan ibadah termasuk perlengkapan salat.
Seluruh bantuan tersebut difokuskan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat akibat banjir.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi program CSR WEGE bersama tim proyek WEGE di wilayah Sumatera, serta bersinergi dengan TNI Angkatan Laut dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Distribusi bantuan menjangkau berbagai titik terdampak, antara lain Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Langsa, Besitang, serta sejumlah wilayah lain di Aceh dan Sumatera Utara.
Selain bantuan logistik, WEGE turut mendukung pemulihan akses air bersih melalui program pengeboran sumur air bersih yang dilaksanakan bersama CT Arsa Foundation. Fasilitas air bersih tersebut berlokasi di Lapangan Desa Kebun Rantau, Kecamatan Rantau, dan dimanfaatkan secara bersama oleh puluhan rumah warga yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air bersih pascabencana.

WEGE Dukung HUNTARA dengan Teknologi Modular
Upaya pemulihan di Aceh Tamiang juga diperkuat melalui sinergi WEGE bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dalam pembangunan Hunian Sementara (HUNTARA) Modular bagi warga terdampak banjir dan longsor. Melalui kolaborasi WIKA–WEGE bersama BUMN Karya lainnya, sebanyak 80 unit HUNTARA dibangun di kawasan Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, sebagai bagian dari program Danantara, BP BUMN, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Pembangunan HUNTARA mengadopsi sistem bangunan modular guna mempercepat proses konstruksi tanpa mengesampingkan aspek kualitas, keamanan, dan kenyamanan. Hunian dirancang menggunakan rangka baja ringan yang kuat dan tahan lama, dilengkapi material pendukung seperti papan semen, multiplek lantai, serta atap zincalume.
Selain unit hunian, fasilitas pendukung berupa dapur umum, area cuci, mushola, serta sarana sanitasi juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
Direktur Utama WEGE, Hadian Pramudita, menyampaikan bahwa rangkaian aksi kemanusiaan ini mencerminkan pendekatan pemulihan yang terintegrasi, tidak hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga melalui penyediaan akses air bersih dan hunian sementara yang layak.
“WEGE berkomitmen untuk hadir dan berkontribusi nyata baik dalam situasi darurat maupun fase pemulihan. Melalui kolaborasi lintas pihak, kami berupaya mendukung masyarakat terdampak agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan layak,” kata Hadian dalam keterangannya, Rabu, (31/12/2025).
Ke depan, WEGE akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga :
Pakai Teknologi Modular, WEGE Bangun Mess Transmigrasi di Batam




