Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Siap Dihuni 300 Warga
Fasilitas lengkap dan siap dihuni sebelum Lebaran 2026.
Konstruksi Media – PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia merampungkan pembangunan puluhan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.
Sebanyak lima blok hunian yang dibangun di atas lahan seluas 3.643 meter persegi kini siap ditempati hingga 300 orang atau sekitar 60 kepala keluarga (KK). Sejumlah unit bahkan telah mulai dihuni warga terdampak bencana.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi pembangunan didampingi Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko. Dalam kunjungan tersebut, Dody memastikan kesiapan hunian sekaligus pemanfaatannya sebelum Idul Fitri 2026.
Ia menyebutkan, blok Huntara lainnya ditargetkan rampung sebelum Lebaran agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang lebih layak dan nyaman.
Di sisi lain, Dody mengapresiasi kualitas pembangunan yang dinilai menghadirkan suasana sejuk dan nyaman di dalam ruangan, meski kondisi cuaca di luar cukup panas.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan Huntara dibangun menggunakan sistem modular dengan struktur baja ringan sehingga proses konstruksi berlangsung cepat dan efisien tanpa mengesampingkan kualitas.
Baca juga: Pemerintah Percepat Pembangunan 245 Unit Huntara di Tapsel
Setiap unit dilengkapi insulated panel untuk meredam panas, ventilasi, exhaust fan, serta kipas angin guna menjaga sirkulasi udara tetap baik. Fasilitas sanitasi seperti toilet, kamar mandi, termasuk toilet difabel juga tersedia di setiap blok, lengkap dengan sistem pembuangan limbah agar lingkungan tetap sehat.
Selain hunian, tersedia pula dapur bersama untuk mendukung aktivitas warga. Akses jalan menuju lokasi juga dibangun dengan lebar enam meter guna memudahkan mobilitas penghuni.
Waskita menegaskan pembangunan Huntara bukan sekadar menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Salah satu warga, Wani Safrianti, mengaku kini lebih nyaman tinggal di Huntara dibandingkan di tenda pengungsian karena kondisi ruangan tidak panas dan lebih layak untuk keluarga.
Ke depan, Waskita Karya bersama Kementerian PU akan kembali melakukan serah terima Huntara di kawasan Aceh Utara 2, Bener Meriah, dan Subulussalam. Sebelumnya, perseroan juga telah menyerahkan 96 unit Huntara di Aceh Utara serta 600 unit kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pada Januari 2026. (***)




