UMY Groundbreaking Science Techno Park, Telan Dana Rp40 Miliar
UMY mulai pembangunan Science Techno Park UMY Arsjad Rasjid Building dan ditargetkan rampung dalam satu tahun.
Konstruksi Media – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memulai pembangunan Science Techno Park UMY Arsjad Rasjid Building sebagai langkah memperkuat hilirisasi riset dan inovasi kampus ke dunia industri. Proyek senilai sekitar Rp40–50 miliar itu ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Senin, (15/12).
Proyek ini berlokasi di sisi selatan kampus UMY. Dalam acara groundbreaking tersebut hadir Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., serta Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, Presiden Direktur Indika Energy sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Baca Juga:
Pengusaha Baja Mengadu ke Purbaya, Impor 1 Juta Ton Dinilai Ancam Industri dan Tenaga Kerja Lokal
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap menjadi pekerja, tetapi juga memiliki mimpi, keberanian, dan kapasitas untuk membangun perusahaan serta menciptakan lapangan kerja di masa depan,” ujar Achmad, seperti dikutip dari laman resmi kampus.
Rampung dalam Satu Tahun
Pembangunan Science Techno Park UMY Arsjad Rasjid Building ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun. Gedung ini dirancang sebagai fasilitas terpadu untuk mendukung kegiatan perkuliahan, penelitian, dan pengembangan teknologi.
Tak hanya itu, fasilitas ini juga akan difungsikan sebagai laboratorium dan pusat inovasi, khususnya bagi mahasiswa program studi kedokteran umum, kedokteran gigi, farmasi, serta sejumlah program teknik.
Baca Juga:
Ir. Elfriandi Apresiasi Seminar Internasional UNIKAL, Persepektif Baru Sektor Konstruksi
Dukung Pencapaian SDGs
Melalui pembangunan Science Techno Park, UMY menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya UMY dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi, inovasi industri, serta penguatan kemitraan strategis.




