Transformasi Hijau Plant Margorejo: Bukti Industri Beton Bisa Asri dan Minim Limbah
Plant Precast Beton Margorejo APB terus memperkuat posisinya sebagai standar baru industri konstruksi berkelanjutan.
Konstruksi Media – Plant Precast Beton Margorejo milik PT Adhi Persada Beton (APB) di Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai standar baru industri konstruksi berkelanjutan. Pabrik ini mematahkan stigma negatif industri beton yang identik dengan polusi debu dan limbah cair.
Dikenal sebagai salah satu peraih Penghargaan Industri Hijau, Plant Margorejo kini sepenuhnya mengadopsi sistem digital berbasis data. Digitalisasi ini memungkinkan pengendalian kualitas secara presisi, mulai dari komposisi campuran hingga hasil akhir yang minim cacat.
Baca Juga:
BP Tapera Paparkan Poin Kunci untuk Menjaga Keberlanjutan Rumah Subsidi
“Digitalisasi membuat waste bisa ditekan dan efisiensi energi tercapai. Mutu adalah napas kami, bukan sekadar slogan,” tegas Kepala Pabrik Margorejo, Priyono kepada Konstruksi Media.
Inovasi Unggulan Cutting Optimized

Salah satu inovasi unggulan yang diterapkan secara konsisten adalah sistem cutting optimized. Teknologi ini mampu menekan limbah besi hingga ke angka 1 persen, jauh di bawah rata-rata industri sebesar 3 persen. Selain itu, pabrik ini mempelopori penggunaan fly ash (limbah batu bara) sebagai material substitusi beton yang lebih ramah lingkungan.
Tak hanya soal teknologi, Plant Margorejo juga menonjol karena tata kelola lingkungannya. Area pabrik didesain asri dengan pepohonan dan sistem pengolahan limbah cair yang menjamin pH air tetap netral. Debu operasional dikendalikan melalui sistem penyiraman otomatis dan alur produksi tertutup.
Komitmen terhadap material lokal 100 persen dari wilayah sekitar seperti Magelang dan Kulonprogo juga menjadi strategi perusahaan untuk memperkuat ekonomi daerah sekaligus mengurangi jejak karbon transportasi.
Baca Juga:
Alasan Sedayu City Kelapa Gading Jadi Magnet Investasi Jangka Panjang
Saat ini, dengan kapasitas produksi mencapai Rp50 miliar per bulan, Plant Margorejo menjadi tumpuan utama pemasok beton untuk berbagai proyek raksasa, mulai dari Tol Jogja–Bawen hingga pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Keberhasilan ini membuktikan bahwa keberlanjutan lingkungan dan efisiensi bisnis dapat berjalan beriringan di industri manufaktur berat.
“Produk APB Margorejo harus punya ciri khas. Orang yang melihat tahu bahwa ini produk kami karena permukaannya rapi, halus, nyaris tanpa belang,” pungkas Priyono.
Note: Naskah ini sudah tayang di majalah Konstruksi Media Edisi XVIII/2025, untuk lebih detailnya silahkan klik link berikut…




