Info ProyekInfrastrukturNewsProfilSustainability

Tol Trans Sumatera Tahap II sepanjang 1.500 Km Dipacu

Konstruksi MediaDirektorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka kegiatan Consultancy Services for Strategic Environmental and Land Use Development Phase 2 of the Trans Sumatera Toll Road di Jakarta.

Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan komprehensif dari berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat perencanaan pembangunan jalan tol, khususnya di wilayah Sumatera.

Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol baru sepanjang 1.500 kilometer di ruas Tol Trans Sumatera hingga 2029 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Target tersebut dinilai krusial untuk mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Ia juga menekankan peran PT Hutama Karya (Persero) sebagai badan usaha jalan tol yang mendapat penugasan melalui Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2024.

Roy meminta perusahaan menyusun strategi dan exercise yang terukur agar target Renstra 1.500 kilometer dapat tercapai tepat waktu. Menurutnya, komitmen pembiayaan dan kesiapan teknis perlu terus diperdalam bersama.

Selain itu, Roy mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut berkontribusi dalam percepatan pembangunan.

Bina Marga Kementerian PU
FGD Pembahasan Tahap II Tol Trans Sumatera. Dok. Ist

Kontribusi dapat berupa alokasi APBD, pemberian insentif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pemanfaatan lahan milik daerah, hingga skema pembiayaan alternatif yang dapat meringankan investasi pemerintah pusat.

Dalam aspek pendanaan, Roy juga membuka peluang partisipasi pelaku usaha, khususnya sektor pertambangan dan perkebunan besar yang dilintasi trase tol. Ia menilai keterlibatan mereka penting agar distribusi logistik lebih efisien sekaligus mengurangi beban jalan nasional maupun daerah.

Roy menutup dengan menegaskan pentingnya percepatan kajian agar tidak berjalan parsial. Ia menargetkan seluruh studi dapat rampung maksimal dalam satu hingga dua tahun sehingga pada tahun ketiga sudah masuk tahap konstruksi. Dukungan lintas kementerian, lembaga perencanaan, serta sektor perbankan pun diharapkan semakin intens guna memastikan proyek Tol Trans Sumatera berjalan sesuai target.

Baca Juga :
Menteri PU Dorong Percepatan Penyelesaian JTTS Tahap II Palembang-Betung

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan