Tol Probowangi, WTR: Percepat Konektifitas dan Kebangkitan Ekonomi Pulau Jawa
Pembangunannya menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi yang handal dan berkualitas.
Konstruksi Media – PT Waskita Toll Road (WTR) selaku pemegang saham pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) sepanjang 175,40 Kilometer (Km) menyatakan bahwa kehadiran infrastruktur ini bakal meningkatkan ekonomi.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum, TI PT WTR Ir. Subkhan S.T, M.PSDA. IPM mengatakan dengan adanya pembangunan jalan tol Probowangi ini Pulau Jawa saling terkoneksi.
Di wilayah barat terdapat tol dengan akses akhir Pelabuhan Merak, Banten, dan di wilayah timur ditutup jalan tol Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
“Kami menyampaikan rasa syukur dan harapan besar dengan adanya tol pamungkas penyambung sabuk tol Pulau Jawa ini akan mempercepat konektifitas dan bangkitan ekonomi,” jelas Subkhan kepada Konstruksi Media melalui peesan singkatnya, Senin, (06/02/2023).

Subkhan yang juga Ketua Umum Forum QHSE BUMN Konstruksi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal pembangunannya dengan tetap menerapkan aspek kemanan dan keselamatan kerja (K3).
Baca Juga : Forum QHSE BUMN Teken MoU dengan Universitas Tanri Abeng, Tingkatkan Kompetensi SDM
“Forum QHSE berkomitmen dalam mengawal arahan Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yaitu pembangunannya tepat mutu, bernilai estetika dan berkelanjutan dalam keseimbangan lingkungan,” imbunya.
Subkan menuturkan, dilokasi groundbreaking pembangunan Jalan Tol Probowangi dirinya sempat berbincang dengan Kepala Badan Pengembangan Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR dan berharap pembangunannya dapat selesai tepay waktu.

“Tadi saya sempat ngobrol dengan Pak Danang (Kepala BPJT), berharap proyek ini tepat waktu, menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang handal dan berkualitas yang semakin baik,” tutur dia.
Sebagaimana diketahui, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pembangunan jalan tol. Di mana PT Jasa Marga (Persero) Tbk merupakan pemegang saham mayoritas Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi 94,93%, PT Brantas Abipraya (Persero) sebanyak 5,00% dan PT Waskita Tol Road sebesar 0,07%.
Pembangunan jalan tol Probowangi tersebut dibagi menjadi dua tahap. Tahap-1 dimulai dari Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 Km dan Tahap-2 dimulai dari Suki-Banyuwangi sepanjang 125,72 Km.
Baca Artikel Selanjutnya :