Thermobreak Perkenalkan Solusi Insulasi Berkelanjutan di BEA 2026, Simak Keunggulannya
Thermobreak ambil bagian dalam Gathering Building Engineers Association (BEA) 2026.
Konstruksi Media – Thermobreak ambil bagian dalam Gathering Building Engineers Association (BEA) 2026 yang digelar di Harris Hotel, Kelapa Gading, Sabtu (24/1), dengan memperkenalkan inovasi produknya. Melalui ajang ini, Thermobreak memamerkan berbagai solusi insulasi yang ditujukan bagi kebutuhan industri bangunan.
Dalam BEA 2026, Thermobreak membawa lini produk insulasi yang mencakup kebutuhan termal, akustik, hingga transportasi. Rangkaian produk tersebut dirancang untuk mendukung efisiensi dan kenyamanan pada berbagai aplikasi, mulai dari bangunan, sistem HVAC, sektor industri, hingga transportasi.
Baca Juga:
Gathering BEA 2026, Toshiba Pamer Strategi Lift Generasi Baru
Mendukung Konsep Green Energy
Di sisi keberlanjutan, Thermobreak mulai menempatkan konsep ramah lingkungan sebagai bagian dari pengembangan produknya. Johan Johannes, Senior Product Consultant Thermobreak, menjelaskan bahwa dari sisi produksi, perusahaan mampu menekan limbah dalam jumlah sangat minim, yakni di bawah 5 persen.
Sejak tahun lalu, Thermobreak juga mulai menekankan pendekatan berkelanjutan agar produknya dapat digunakan dalam jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara. “Jadi produk kita tak hanya jangka pendek tapi bisa dipakai untuk jangka panjang,” ujar Johan kepada Konstruksi Media di sela acara.
Menurutnya, keunggulan insulasi tidak hanya diukur dari kemampuan mengatasi kondensasi, tetapi juga dari efisiensi energi yang dihasilkan. Johan menyoroti masih adanya penggunaan insulasi yang kurang optimal, sehingga energi dingin yang dihasilkan tidak dapat dipertahankan saat dialirkan. Kondisi tersebut membuat konsumsi listrik menjadi lebih tinggi untuk mencapai suhu yang sama.
“Bisa jadi orang menggunakan insulasi tapi tidak efisien secara energi. Dalam artian dingin yang dihasilkan katakan 5 derajat tapi setelah dialirkan bisa 10 derajat,” ujarnya.

Berbeda dengan itu, produk Thermobreak dirancang untuk menjaga kehilangan energi tetap rendah. Dengan kemampuan mempertahankan suhu secara lebih stabil, solusi insulasi ini diharapkan dapat mendukung efisiensi energi sekaligus sejalan dengan prinsip bangunan berkelanjutan.
Baca Juga:
BEA Indonesia Rayakan Sweet Seventeen: Gaspol Cetak 1.000 Building Engineer Tersertifikasi
Produk Thermobreak di Domestik hingga Internasional
Pengalaman Thermobreak di berbagai proyek juga menjadi landasan kehadirannya di BEA 2026. Sejumlah bangunan perkantoran di Jakarta telah menggunakan produk Thermobreak, termasuk Menara Astra, serta proyek Astra lainnya di kawasan TB Simatupang, yakni Arumaya.
Rekam jejak tersebut bahkan meluas hingga ke luar negeri, dengan penggunaan produk Thermobreak pada proyek di Melbourne, Australia. “Di Australia produk kita sudah dipakai selama 40 tahun,” tutup Johan.




