TACO Perkenalkan Inovasi Flooring Antibakteri untuk 2026 di Musda HDII XII
TACO hadirkan produk baru di 2026 dengan fitur antibakteri.
Konstruksi Media – Produsen material interior TACO kembali menegaskan komitmennya mendukung komunitas desainer interior dengan berpartisipasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) ke-XII.
Kehadiran TACO di Musda yang digelar di Jakarta Design Center pada pekan lalu ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan arah pengembangan produk perusahaan pada 2026.
General Manager TACO, Andika Tjandra, mengatakan partisipasi dalam Musda HDII merupakan bentuk konsistensi TACO dalam menjalin kolaborasi dengan para profesional interior di Indonesia.
“Tujuan kami selalu mendukung teman-teman HDII. Kami juga ingin memperkenalkan perkembangan TACO dan produk-produk kami ke depan, khususnya untuk 2026,” ujar Andika kepada Konstruksi Media.
Baca Juga:
Kolaborasi Dengan in-Lite di ARCH:ID 2025, TACO Hadirkan Produk Anyar
Produk Flooring Antibakteri di 2026

Pada 2026, TACO akan memperluas lini produk flooring, baik vinyl maupun SPC, dengan penambahan beragam motif baru. Meski belum mengungkap waktu peluncuran secara detail, Andika memastikan seluruh lini flooring terbaru TACO akan dibekali fitur antibakteri sebagai standar.
“Tinggal menunggu tanggal mainnya. Yang pasti, semua flooring kami sudah dilengkapi fitur antibakteri dan itu sudah menjadi standar,” jelasnya.
Andika menambahkan, inovasi produk TACO lahir dari masukan berbagai komunitas profesional, mulai dari HDII, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), hingga komunitas lainnya. Masukan tersebut kemudian diolah oleh tim riset internal TACO.
“Hampir setiap tahun kami mengeluarkan produk baru karena kami selalu mendengarkan suara dari teman-teman di lapangan. Itu menjadi inspirasi yang kami godok secara internal,” katanya.
Baca Juga:
Aria Sradha Pimpin HDII Jakarta 2025–2028, ini Prioritas Kepemimpinannya
Tren Interior di 2026

Terkait tren interior 2026, Andika memprediksi gaya modern kontemporer dan minimalis akan kembali mendominasi, dengan penekanan pada warna-warna solid dan pastel.
Menurut Andika, kecenderungan tersebut sejalan dengan kebutuhan hunian dan ruang komersial yang semakin mengutamakan kesederhanaan visual, fleksibilitas desain, serta kemudahan dalam pengaplikasian material.
Pendekatan desain yang bersih dengan palet warna solid dinilai mampu memberikan kesan ruang yang lebih rapi, modern, dan mudah dipadukan dengan berbagai elemen interior lainnya.
“Trennya kembali ke yang simpel, modern kontemporer. Warna solid dan pastel akan naik daun. Minimalis dengan warna solid yang berani akan menjadi hero di 2026,” pungkasnya.




