Konstruksi Media – Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi berstandar internasional dengan hadirnya SPIKE Air Dome di Central Business District (CBD) PIK 2. Fasilitas terbaru ini bukan hanya ikon baru kawasan, tetapi juga inovasi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang menggunakan teknologi air dome (kubah tiup) berukuran raksasa.
Berdiri megah di atas area CBD seluas ±400 hektar, SPIKE Air Dome diklaim sebagai struktur dome udara terbesar di Asia Tenggara. Mengusung teknologi air-supported structure dengan material membran isolatif ramah lingkungan, fasilitas ini menawarkan ruang serbaguna berkapasitas ribuan orang yang hemat energi, memanfaatkan pencahayaan alami, serta dapat dibangun dalam waktu cepat—kurang dari empat bulan.
Kompleks ini terdiri dari tiga kubah utama: Dome A, Dome B, dan Dome C, yang seluruhnya dirancang fleksibel untuk berbagai kebutuhan acara, mulai dari konser, festival, pameran, olahraga, hingga event internasional. Lokasinya juga sangat strategis karena berada di CBD PIK 2, berdekatan dengan Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), didukung area parkir luas dan akses mumpuni menuju bandara.

Keandalan fasilitas ini terbukti saat menjadi venue penutupan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional Disabilitas Netra 2025 pada 6 Desember lalu. Sekitar 3.500 undangan memenuhi arena untuk menyaksikan para hafiz tunanetra dari 12 negara. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh penting, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Muslim World League Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa, serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Baca juga: Progres Tol PIK 2 Terus Dikebut, Seksi 1 Capai 90%
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengajak ribuan hadirin mendoakan korban banjir bandang di Aceh dan Sumatera—sebuah momen yang menegaskan bahwa SPIKE Air Dome tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang kebersamaan dan solidaritas nasional.

Antusiasme besar juga tampak dari para peserta dan tamu undangan. Ridho H., peserta asal Kalimantan Selatan, mengaku takjub dengan skala acara serta kemegahan fasilitas yang disediakan.
“Acaranya sangat besar, tamu undangan sangat antusias karena dihadiri qori internasional. Harapan saya acara ini memotivasi kita untuk lebih mencintai Al-Qur’an,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).
Kehadiran SPIKE Air Dome semakin melengkapi ekosistem modern PIK2 yang telah didukung danau seluas 14 hektar, greenbelt, fasilitas komersial, dan konektivitas yang strategis. Suksesnya penyelenggaraan MHQ Internasional membuktikan bahwa PIK2 bukan hanya kawasan hunian premium, tetapi juga destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) berkelas global yang siap menggelar event internasional berskala besar sepanjang tahun. (***)




