INFOJalanNews

Seksi 2 Tol Serang–Panimbang Beroperasi 2026, Dorong Investasi dan Pariwisata Banten

Progres pembangunan Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 km menunjukkan capaian penting

Konstruksi Media – Jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi cepat, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan dan pemerataan ekonomi. Kehadiran Jalan Tol Serang–Panimbang menjadi solusi atas tantangan konektivitas di Banten Tengah dan Selatan dengan memangkas biaya serta waktu logistik, meningkatkan mobilitas, dan membuka akses ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

PT Wijaya Karya Serang Panimbang selaku pengelola menyampaikan bahwa progres pembangunan Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 km menunjukkan capaian penting. Ruas ini ditargetkan siap beroperasi pada Oktober 2026, menjadi langkah strategis dalam penyelesaian keseluruhan Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 83,67 km tersebut.

“Pembukaan Seksi 2 ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk Banten. Kami yakin beroperasinya ruas Rangkasbitung–Cileles pada Oktober 2026 akan menjadi game changer. Ini bukan sekadar memangkas waktu tempuh, tetapi membuka isolasi ekonomi. Akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman akan mendorong investasi, memajukan sektor pariwisata, dan mempercepat kesejahteraan masyarakat Banten,” ujar Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang Panimbang, Iwan Juliansyah.

Baca juga: Tol Serang–Panimbang Rampung 2027, Percepat Akses Jakarta–Tanjung Lesung Hanya 2 Jam

Terkoneksi langsung dengan Tol Trans Jawa, jalan tol ini memangkas durasi perjalanan Jakarta–Banten Selatan menjadi hanya 1–2 jam dari sebelumnya 3–4 jam. Efisiensi ini diproyeksikan berdampak besar pada peningkatan konektivitas, terutama menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan destinasi unggulan seperti Taman Nasional Ujung Kulon.

Selain memperkuat sektor pariwisata, keberadaan jalan tol ini juga menekan biaya distribusi dan meningkatkan kelancaran logistik. Secara fundamental, proyek ini dirancang untuk memperkecil kesenjangan ekonomi antara wilayah utara Banten yang sudah berkembang dengan bagian selatan yang potensinya masih besar namun belum tergarap optimal.

Dengan terbangunnya konektivitas yang lebih baik, Jalan Tol Serang–Panimbang diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru, memperluas investasi, dan mempercepat pembangunan wilayah Banten secara menyeluruh. (***)

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan