HeadlineINFONews

Sejarah Panjang Tol Trans Jawa, Jalur Andalan Pemudik Saat Lebaran

Tol Trans Jawa memiliki panjang keseluruhan 1.056,38 km dengan 20 ruas tol yang menghubungkan Merak hingga Probolinggo.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), beberapa ruas tol Trans Jawa yang diresmikan pada masa pemerintahan Soeharto meliputi:

  • Tol Jakarta-Tangerang (33 km) – November 1984
  • Tol Surabaya-Gempol (49 km) – Juli 1986
  • Tol Jakarta-Cikampek (83 km) – September 1988
  • Tol Tangerang-Merak (73 km) – Juli 1992
  • Tol Palimanan-Plumbon-Kanci (26,3 km) – Januari 1998

Pada masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pembangunan tol berlanjut dengan total panjang tambahan 75 km dari 2004 hingga 2014. Pada periode ini, proyek tol kembali dipercepat setelah sempat mengalami penundaan.

Beberapa ruas tol Trans Jawa yang dibangun pada periode tersebut antara lain:

  • Tol Kanci-Pejagan (35 km) – Januari 2010
  • Tol Surabaya-Mojokerto Seksi 1A (1,89 km) – Agustus 2011
  • Tol Semarang-Solo Seksi I (11 km) – November 2011
  • Tol Semarang-Solo Seksi II (11,95 km) – April 2014
  • Tol Kertosono-Mojokerto Seksi I (14,41 km) – Oktober 2014

Percepatan Pembangunan di Era Presiden Joko Widodo

Percepatan pembangunan Tol Trans Jawa terjadi pada masa kepemimpinan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Pada periode 2015-2018, pemerintah menargetkan pembangunan sepanjang 736,59 km jalan tol untuk melengkapi jaringan Tol Trans Jawa.

Previous page 1 2 3Next page

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp