Sah, Konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen Resmi Dimulai
Telah dilakukan groundbreaking sebagai tanda dimulainya konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen.
Konstruksi Media – Konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen resmi dimulai dengan berlangsungnya proses groundbreaking di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (30/3/2022).
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan, pembangunan Tol Yogya-Bawen dimulai dari Seksi 1 dan ditargetkan tuntas 2024. Sementara untuk keseluruhan diharapkan selesai 2025.
“Jalan Tol Yogyakarta Bawen nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Semarang-Solo, dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta International Airport Kulonprogo yang saat ini masih tahap konstruksi dengan progres 20,21% dan meningkatan konektivitas wilayah khususnya Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar),” kata Hedy mengutip siaran langsung YouTube Official Jasa Marga, Rabu (30/3/2022).
Menurut Hedy, Tol Yogya-Bawen merupakan segitiga emas Kawasan Merapi Merbabu yang memberikan dampak ekonomi di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
“Kita sedang membangun segitiga emas Kawasan Merapi Merbabu. Ini memberikan dampak ekonomi yang luar biasa baik di Jawa Tengah dan Yogyakarta,” kata dia.

Kementerian PUPR
Hedy mengatakan, pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen memiliki tantangan yang cukup tinggi karena tetap harus menjaga kawasan cagar budaya dan kelestarian lingkungan, trase yang melewati potensi gempa, sungai lahar dingin hingga wilayah mata air yang harus dijaga.
“Dalam membangun jalan tol ini kita harus cepat, tapi juga tetap harus menjaga kualitas/mutu, memastikan keselamatan konstruksi, dan harus tetap jaga keseimbangan alam,” ucapnya.
PGS Direktur Utama JJB Oemi Vierta Moerdika mengatakan, proses groundbreaking berada di Seksi 1, tepatnya sekitar titik pertemuan antara Tol Yogya-Bawen dan Tol Solo-Jogja-YIA Kulonprogo.
“Untuk jadwal pelaksanaan Seksi 1 setelah groundbreaking ini Insya Allah kita langsung konstruksi. Target dioperasikan awal 2024,” ucap Oemi.
Baca juga: Mau Mudik? Yuk Cek Daftar Tarif Tol Terbaru
Ia mengatakan, konstruksi dilanjutkan secara bertahap pada Seksi 2, 3, dan 6. Setelah itu baru Seksi 4 dan 5. Sehingga pada akhir 2024 atau awal 2025 semua bisa dioperasikan.
Menurut Oemi, biaya investasi Tol Yogya-Bawen senilai Rp14,26 triliun. Namun, kata dia, belum termasuk biaya pengadaan tanah yang menghabiskan untuk seluruh seksi sebesar Rp7,7 triliun.
“Pembangunan jalan tol ini terdiri dari struktur elevated 6,31 kilometer, at grade 69,51 kilometer, dan nanti juga ada rencana tunnel sekitar 0,5 kilometer,” ujar Oemi.
Untuk informasi, Jalan Tol Yogya-Bawen membentang 75,82 kilometer di dua provinsi, yakni Provinsi Jawa Tengah 68,17 kilometer dan DI Yogyakarta 7,65 kilometer yang terdiri dari enam seksi yang meliputi Seksi 1 Yogyakarta-SS Banyurejo sepanjang 8,25 kilometer, Seksi 2 SS Banyurejo-SS Borobudur 15,26 kilometer, Seksi 3 SS Borobudur-SS Magelang 8,08 kilometer.
Kemudian, Seksi 4 SS Magelang-SS Temanggung sepanjang 16,64 kilometer, Seksi 5 SS Temanggung-SS Ambarawa 22,56 kilometer, serta Seksi 6 SS Ambarawa-Junction Bawen 5,21 kilometer.
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dikelola PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan masa konsesi 40 tahun.
Baca artikel selanjutnya: