Info ProyekNews

Rampung April 2026, WIKA Optimalkan Skema Design & Build Proyek Huntara Senen

Skema konstruksi design & build menjadi kunci utama percepatan di lapangan.

Konstruksi Media – Memasuki awal April 2026, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memacu penyelesaian proyek Hunian Sementara (Huntara) Senen, Jakarta Pusat.

Mengingat target rampung yang ditetapkan jatuh pada bulan ini, penggunaan skema konstruksi design & build (rancang bangun) menjadi kunci utama percepatan di lapangan.

​Skema design & build yang diterapkan memungkinkan tim proyek melakukan koordinasi desain dan pengerjaan fisik secara simultan.

Hal ini memangkas waktu birokrasi teknis sehingga pembangunan hunian bagi warga bantaran rel ini tetap berada dalam koridor jadwal yang telah ditentukan.

Baca Juga:

Pemerintah Siapkan Rusun untuk Masyarakat Berpenghasilan Tanggung, Sasar Kota Besar

​Tahap Finalisasi Menjelang Tenggat

​Dalam akun media sosial resmi WIKA, terlihat proses pengerjaan struktur baja ringan dan pengecoran lantai telah dilakukan secara masif.

Proyek kolaborasi antara Kementerian PKP, BP BUMN, dan Danantara ini sedang dalam fase krusial untuk memastikan seluruh unit siap huni sebelum beralihnya kalender ke bulan depan.

​”Huntara ini hadir untuk mendukung hunian yang lebih layak di tengah padatnya kota,” tulis manajemen WIKA dalam keterangannya, Kamis (9/4).

Fokus utama saat ini adalah memastikan aspek keamanan dan kualitas bangunan terpenuhi sesuai standar, meskipun dikerjakan dalam tempo yang cepat.

Baca Juga:

ITPLN Dorong Teknologi Geospasial untuk Optimalkan Energi Bersih dan Transisi Net Zero 2060

WIKA
WIKA percepat proyek Huntara Senen.dok.instagram/@ptwijayakarya

Solusi Cepat untuk Warga Bantaran Rel

​Urgensi penyelesaian proyek pada April 2026 ini berkaitan erat dengan rencana relokasi warga dari kawasan bantaran rel kereta api di sekitar Pasar Senen dan Tanah Abang.

Dengan rampungnya Huntara ini tepat waktu, diharapkan warga dapat segera menempati hunian yang lebih aman dan meningkatkan kualitas hidup mereka di lingkungan yang lebih tertata.

​Hingga berita ini diturunkan, seluruh tim teknis di lapangan tetap disiagakan guna memastikan target operasional di bulan April ini tidak meleset, sekaligus merealisasikan komitmen Presiden RI dalam penyediaan hunian layak di kawasan padat penduduk.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan